Di Depan Komunitas Yahudi, Ridwan Kamil Jelaskan Soal Islam  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Walikota Bandung, Ridwan Kamil. ANTARA/aacc2015/Widodo S. Jusuf

    Walikota Bandung, Ridwan Kamil. ANTARA/aacc2015/Widodo S. Jusuf

    TEMPO.CO, Bandung - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengatakan akan menjelaskan Islam di Indonesia pada Forum 500 Wali Kota yang digelar di New York, Amerika Serikat. Ridwan Kamil berada di AS selama 10 hari. "Kami maksimalkan untuk agenda penting. Salah satunya menampilkan wajah Islam di Indonesia di depan komunitas Yahudi," ujar Ridwan Kamil saat dihubungi Senin, 1 Juni 2015.

    Sebelum berangkat, Emil--sapaan akrab Ridwan Kamil--mendapat pesan dari sejumlah tokoh agar menjelaskan tentang Islam Indonesia di forum itu. Ridwan Kamil sempat keberatan. Dia beralasan dirinya bukan ulama. "Tapi justru karena bukan ulama, saya tampil lebih berimbang," kata Ridwan Kamil.

    Ridwan Kamil merupakan salah satu wali kota terpilih yang diundang mewakili kota-kota di Asia. Selain berbicara mengenai Islam, Ridwan Kamil akan menyampaikan hasil dari Konferensi Asia Afrika pada 24 April 2015 lalu di Bandung. Menurut dia, negara di Asia dan Afrika telah membuat komitmen untuk saling membantu, salah satunya dalam sisi ekonomi.

    Di New York, Ridwan Kamil berencana bertemu dengan lebih dari 20 perusahaan di AS dan melanjutkan perjalanannya menuju Sillicon Valley, Amerika. "Saya mau lihat seperti apa Sillicon Valley, supaya bisa diterapkan di Bandung," ujar Ridwan Kamil.

    Tahun depan Pemerintah Kota Bandung juga menjadwalkan membangun pusat teknologi di Gede Bage, Bandung. Di lahan 800 hektare itu, Ridwan Kamil menawarkan perusahaan-perusahaan jagoan teknologi untuk membuka cabangnya di sana. Ridwan Kamil mengklaim kawasan itu nantinya akan disebut Sillicon Valley-nya Indonesia.

    PERSIANA GALIH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bagi-bagi Jatah Menteri di Komposisi Kabinet Jokowi

    Partai koalisi pemerintah membahas komposisi kabinet Jokowi - Ma'ruf. Berikut gambaran komposisi kabinet berdasarkan partai pendukung pasangan itu.