Puluhan Mantan Kombatan GAM Temui Gubernur Aceh  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Aceh Zaini Abdullah memberikan penghormatan kepada bendera merah putih saat dikibarkan untuk memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 68 di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, (17/8). Tempo/Adi Warsidi

    Gubernur Aceh Zaini Abdullah memberikan penghormatan kepada bendera merah putih saat dikibarkan untuk memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 68 di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, (17/8). Tempo/Adi Warsidi

    TEMPO.CO, Banda Aceh - Sekitar dua puluh mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka dari Aceh Utara dan Aceh Timur mendatangi Pendopo Gubernur Aceh, Ahad, 31 Mei 2015. Mereka menuntut keadilan bagi masyarakat, anak yatim, dan janda korban konflik di Aceh.

    Dalam pertemuan dengan Gubernur Aceh Zaini Abdullah, hanya empat perwakilan kelompok itu yang diperbolehkan masuk ke ruangan. Sisanya menunggu di luar. Gubernur ditemani sejumlah pejabat daerah dalam diskusi tertutup tersebut.

    Syarifuddin, mantan kombatan dari Peurelak, Aceh Timur, mengatakan mereka mendatangi Pendopo pada Sabtu, 30 Mei 2015. Namun mereka baru bisa bertemu dengan Gubernur Zaini hari ini. Dalam pertemuan itu, ia meminta Gubernur memperhatikan nasib korban konflik di Aceh serta masyarakat kelas bawah yang belum sejahtera. 

    “Agar mereka tidak ikut-ikut menjadi kelompok kriminal bersenjata. Jangan nanti ditangkap satu-satu seperti kelompok dipimpin Din Minimi sekarang,” ujarnya.

    Sementara itu, Gubernur Zaini menyatakan menerima masukan tersebut. “Mereka menyampaikan aspirasinya tentang keadaan Aceh di lapangan. Kami menerimanya,” ujarnya kepada Tempo seusai pertemuan.

    ADI WARSIDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ponsel Tanpa IMEI Terdaftar Mulai Diblokir pada 17 Agustus 2019

    Pemerintah akan memblokir telepon seluler tanpa IMEI terdaftar mulai 17 Agustus 2019 untuk membendung peredaran ponsel ilegal di pasar gelap.