Enggan Laporkan Harta Kekayaan, Budi Waseso Dibela JK

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kabareskrim Komjen Pol Budi Waseso memberi hotmat seusai upacara kenaikan pangkat perwira tinggi di Mabes Polri, Jakarta, 5 Februari 2015. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    Kabareskrim Komjen Pol Budi Waseso memberi hotmat seusai upacara kenaikan pangkat perwira tinggi di Mabes Polri, Jakarta, 5 Februari 2015. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.COJakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla membela Kepala Badan Reserse Kriminal Kepolisian RI Komisaris Jenderal Budi Waseso yang tak ingin melaporkan harta kekayaan ke Komisi Pemberantasan Korupsi. Menurut dia, Budi Waseso sudah melaporkan harta kekayaannya saat menjabat Kepala Kepolisian Daerah Gorontalo.

    "Dia sudah pernah melaporkan, kalau saya tidak salah, pernah ke KPK waktu menjadi Kapolda Gorontalo," kata Kalla di kantornya, Jumat, 29 Mei 2015. Menurut Kalla, Budi Waseso memang tak seharusnya melaporkan harta kekayaannya lagi.

    Kalla juga menilai harta kekayaan yang dimiliki Budi Waseso tidak begitu banyak dan tak perlu dicurigai. "Memang saya tahu beliau itu hartanya tidak banyak. Karena beliau sangat sederhana."(Baca:Ini Alasan Budi Waseso Tak Mau Lapor Harta Kekayaan ke KPK)

    Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Budi Waseso tak mau melaporkan harta kekayaannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi. Menurut dia, tak ada kewajiban baginya untuk melaporkan jumlah kekayaannya ke KPK.

    Mantan anak buah Komisaris Jenderal Budi Gunawan ketika di Lembaga Pendidikan Kepolisian RI itu justru meminta KPK yang mendata sendiri harta kekayaannya. Budi Waseso berdalih, dengan cara seperti itu, laporan nilai harta kekayaannya akan lebih obyektif ketimbang ia sendiri yang mengisi formulir Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara.

    REZA ADITYA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia Memberangkatkan 529 Kloter pada Musim Haji 2019

    Pada musim haji 2019, Indonesia memberangkatkan 529 kelompok terbang, populer disebut kloter, yang akan dibagi dalam dua gelombang.