Tol Cipali Ditargetkan Beroperasi Sebelum Ramadan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah alat berat mengerjakan pembuatan jembatan Ciasem dalam proyek pembuatan tol Cipali di ruas Balingbing-Cilameri Subang, Jawa Barat, 15 April 2015. Pembuatan jembatan Ciasem tersebut baru menyelesaikan tiang-tiang pancang. TEMPO/Nanang Sutisna.

    Sejumlah alat berat mengerjakan pembuatan jembatan Ciasem dalam proyek pembuatan tol Cipali di ruas Balingbing-Cilameri Subang, Jawa Barat, 15 April 2015. Pembuatan jembatan Ciasem tersebut baru menyelesaikan tiang-tiang pancang. TEMPO/Nanang Sutisna.

    TEMPO.COJakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat memastikan Jalan Tol Cikampek-Palimanan (Jalan Tol Cipali) akan mulai beroperasi sebelum Ramadan atau bulan puasa tahun ini. Namun Kementerian belum menentukan tanggal pasti beroperasinya tol tersebut.

    "Targetnya sebelum puasa. Tanggal belum ditentukan," ucap Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Achmad Gani lewat pesan pendek kepada Tempo, Jumat, 29 Mei 2015. Saat ini Kementerian juga belum menetapkan berapa tarif jalan berbayar itu nanti. 

    Wakil Direktur Utama PT Lintas Marga Hudaya Aryanto mengatakan masih ada 5 kilometer jalur bertanah dan 20 kilometer jalan yang belum dibeton. Dari 99 jembatan, terdapat 9 jembatan yang belum selesai. "Targetnya, akhir Mei semua ruas tol sudah layak operasi," katanya pada April lalu.

    Apabila sudah beroperasi, jalan tol sepanjang 116 kilometer ini diprediksi akan mengurai kepadatan lalu lintas di jalur Pantai Utara, yang mencapai 200 ribu kendaraan per hari. Jalan tol itu diprediksi mampu menampung 25-75 ribu kendaraan per hari.

    Direktur Bina Pelaksana Wilayah II Ditjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Adriananda mengatakan kondisi jalur Pantai Utara saat ini sudah 100 persen siap untuk dilewati arus mudik Lebaran. "Saya jamin, pasti," ujarnya. Saat ini sudah tidak ada pekerjaan berat seperti pembetonan jalan di jalur Pantura. Kementerian juga sedang memperbaiki sejumlah titik kerusakan di Brebes dan Kadipaten. 

    SINGGIH SOARES


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.