Dikawal Paspampres, JK Merasa Privasinya Terganggu

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden Jusuf Kalla diwawancara wartawan dalam pembukaan 2015 Institute of International Finance (IIF) Asian Summit di Jakarta, 7 Mei 2015. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    Wakil Presiden Jusuf Kalla diwawancara wartawan dalam pembukaan 2015 Institute of International Finance (IIF) Asian Summit di Jakarta, 7 Mei 2015. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO.COJakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengaku risi semenjak dikawal Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres). Kalla menilai pengawalan Paspampres membuat privasinya terganggu.

    "Sebenarnya tidak mudah selalu bersama Paspampres, secara pribadi itu sangat mengganggu privasi," kata Kalla di Markas Komando Paspampres, Jumat, 29 Mei 2015. "Tapi demi menjaga keamanan Presiden dan Wakil Presiden dalam menjalankan konstitusi."

    Apalagi, kata Kalla, berdasarkan undang-undang, mantan wakil presiden seumur hidupnya selalu dikawal Paspampres Grup D. Meski demikian, Kalla tetap mengapresiasi kinerja Paspampres dalam bertugas. Dia sudah menganggap Paspampres bagian dari keluarganya.

    Kalla berpesan kepada Paspampres untuk meningkatkan kinerja. Musababnya, agenda Presiden dan Wakil Presiden kali ini lebih banyak blusukan di luar kantor. 

    "Tugas Paspampres sangat berat, detail, apalagi Presiden (Joko Widodo) dan saya ‎selalu banyak berada di daerah, lapangan, sehingga perlu upaya berat," ujar Kalla.

    Paspampres dibagi menjadi empat grup, yaitu Grup A, B, C, dan D. Grup A bertugas melakukan pengamanan fisik jarak dekat terhadap Presiden beserta keluarganya. Grup B bertugas melakukan pengamanan fisik jarak dekat terhadap Wakil Presiden beserta keluarganya.

    Paspampres Grup C mempunyai tugas melakukan pengamanan fisik jarak dekat terhadap tamu negara setingkat kepala negara atau kepala pemerintahan. Adapun Grup D bertugas mengamankan mantan presiden dan wakil presiden beserta keluarganya.

    REZA ADITYA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Instagram Uji Coba Menghilangan Fitur Likes agar Fokus ke Konten

    Instagram tengah lakukan uji coba penghapusan fitur likes di beberapa negara pada Juli 2019. Reaksi pengguna terbelah, sebagian merasa dirugikan.