Paspampres Pamer Senjata ke JK  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden Jusuf Kalla diwawancara wartawan dalam pembukaan 2015 Institute of International Finance (IIF) Asian Summit di Jakarta, 7 Mei 2015. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    Wakil Presiden Jusuf Kalla diwawancara wartawan dalam pembukaan 2015 Institute of International Finance (IIF) Asian Summit di Jakarta, 7 Mei 2015. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO.COJakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengunjungi Markas Komando Pasukan Pengamanan Presiden di Tanah Abang, Jakarta Pusat. Kalla didampingi Wakil Komandan Paspampres Brigadir Jenderal TNI (Marinir) Bambang Suswantono.

    Kepada Kalla, Bambang memamerkan beberapa alat pengamanan presiden. Ada tiga tahap standar keamanan yang dilakukan untuk mengamankan presiden dan wakil presiden.

    Pertama, tahapan security door. Bambang menjelaskan, dalam pengamanan presiden, security door terdiri atas beberapa bagian dan perlengkapan pemindai (scanner).

    "Ada Ion Scanner, Sabre 4000, dan Hybrid Gamma Analyzer untuk pengamanan awal VVIP," kata Bambang kepada Kalla, Jumat, 29 Mei 2015. "Dan beberapa alat pendeteksi logam lainnya, serta pasukan satwa."

    Pada bagian kedua, Bambang pamer alat pengacak jaringan komunikasi. Seperti Repeater 400-800, Talant, HT APX 6000, Orion, dan Jammer. Bagian selanjutnya adalah seperangkat seragam yang digunakan Paspampres saat bertugas.

    Bagian terakhir merupakan perlengkapan senjata yang digunakan Paspampres saat bertugas. Terdapat berbagai senjata laras panjang dan pendek, dengan buatan kebanyakan berasal dari Amerika Serikat, Inggris, dan Jerman.

    REZA ADITYA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Enam Poin dalam Visi Indonesia, Jokowi tak Sebut HAM dan Hukum

    Presiden terpilih Joko Widodo menyampaikan sejumlah poin Visi Indonesia di SICC, 14 Juli 2019. Namun isi pidato itu tak menyebut soal hukum dan HAM.