Jokowi Mantu, 200 Tukang Becak Layani Tamu, Tarifnya...

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI terpilih yang masih menjabat sebagai Walikota Solo, Joko Widodo, diarak menggunakan becak berkeliling Kota Solo menuju rumah dinas Loji Gandrung, (21/9). Tempo/Andry Prasetyo

    Gubernur DKI terpilih yang masih menjabat sebagai Walikota Solo, Joko Widodo, diarak menggunakan becak berkeliling Kota Solo menuju rumah dinas Loji Gandrung, (21/9). Tempo/Andry Prasetyo

    TEMPO.CO, Surakarta - Sekitar 200 pengemudi becak siap dilibatkan dalam pesta pernikahan Gibran Rakabuming Raka dengan Selvi Ananda pada Juni depan. Mereka bertugas mengantar-jemput tamu dari parkiran menuju gedung tempat resepsi pernikahan Gibran, putra sulung Presiden Joko Widodo itu.

    "Kami sudah diajak bicara oleh Dinas Perhubungan," kata Koordinator Forum Komunikasi Keluarga Becak Solo, Sardi Ahmad, Rabu, 27 Mei 2015. Dia diminta mendata rekan-rekannya yang akan ikut dalam kegiatan tersebut.

    Menurut Sardi, dia telah memilih sekitar 200 pengayuh becak yang akan dilibatkan. Dia memilih para pengayuh becak dari berbagai pangkalan maupun paguyuban. "Agar pembagiannya bisa merata," ujarnya.

    Mereka dibagi dalam dua kelompok, yang masing-masing berjaga di Lapangan Sumber dan Lapangan Banyuanyar. "Dinas Perhubungan menyiapkan lokasi parkir di dua lapangan itu," ucap Sardi. Sebabnya, jalan di depan gedung akan steril dari kendaraan bermotor.

    Sardi pun mengaku belum membicarakan masalah bayaran yang akan diterima oleh para pengemudi becak. "Kemungkinan kami akan menerima bayaran dari penumpang secara sukarela," katanya.

    Salah satu pengemudi becak yang mangkal di seputaran Pasar Pon, Joko Margono, mengaku ikut didaftarkan untuk acara tersebut. "Sebenarnya banyak yang ingin ikut, namun dibatasi 200 becak," katanya. Dia mengaku bangga bisa terlibat dalam hajatan anak Presiden Jokowi itu.

    AHMAD RAFIQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gerhana Bulan Parsial Umbra Terakhir 2019

    Pada Rabu dini hari, 17 Juli 2019, bakal terjadi gerhana bulan sebagian. Peristiwa itu akan menjadi gerhana umbra jadi yang terakhir di tahun 2019.