Demi Pengungsi Rohingya, Zulkifli Hasan Beli 7 Akik

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang anak pengungsi Rohingya, yang tiba dengan perahu kayu, di tempat penampungan sementara di Kuala Langsa, Aceh, 25 Mei 2015. REUTERS/Nyimas Laula

    Seorang anak pengungsi Rohingya, yang tiba dengan perahu kayu, di tempat penampungan sementara di Kuala Langsa, Aceh, 25 Mei 2015. REUTERS/Nyimas Laula

    TEMPO.CO, Banda Aceh - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Zulkifli Hasan menyempatkan diri membeli batu akik dalam acara lelang amal di Universitas Muhammadiyah, Aceh. Uang hasil lelang itu akan disumbangkan untuk membantu pengungsi Rohingya di kamp pengungsian di seluruh Aceh.

    Zulkifli memilih tujuh cincin akik dari satu kotak yang ditawarkan dalam lelang. "Saya tidak pilih macam-macam, pokoknya ini demi Rohingya," kata Zulkifli di Banda Aceh, Rabu, 27 Mei 2015.

    Batu-batu yang dipilih Zulkifli berjenis indogress, belimbing, cempaka madu, dan lavender. Harga satu batu berkisar antara Rp 500-800 ribu. Total Zulkifli mengeluarkan duit senilai Rp 5 juta untuk batu-batu tersebut.

    Soal pengungsi Rohingya, Zulkifli mendesak komunitas ASEAN segera mengambil langkah untuk menyelesaikan persoalan Rohingya. Rencananya, pertemuan negara-negara Asean termasuk Myanmar akan segera dilakukan untuk membahas solusi bagi pengungsi Rohingya. (Baca: Jokowi Harap Dunia Internasional Bantu Pengungsi Rohingya)

    Zulkifli memuji langkah cepat pemerintah Indonesia dalam membantu para pengungsi. "Terus berikan pelayanan yang baik bagi mereka," ujar dia.

    Walau begitu, dalam kunjungan ke Aceh kali ini Zulkifli tak berkesempatan mengunjungi langsung kamp pengungsian. "Jauh, harus dari Medan."

    Ribuan warga Rohingya kini menempati titik-titik pengungsian di Aceh timur dan utara setelah menghabiskan puluhan hari di lautan. Mereka terusir dari tanah kelahiran mereka di Myanmar.

    MOYANG KASIH DEWIMERDEKA

    Video Terkait:
    Perahu Kecil Aceh Selamatkan 433 Pengungsi Rohingya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Enam Poin dalam Visi Indonesia, Jokowi tak Sebut HAM dan Hukum

    Presiden terpilih Joko Widodo menyampaikan sejumlah poin Visi Indonesia di SICC, 14 Juli 2019. Namun isi pidato itu tak menyebut soal hukum dan HAM.