PPP Jawa Tengah Pecah tapi Masih Satu Kantor

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang anggota Angkatan Muda Ka`bah menggembok pagar Kantor DPP Partai Persatuan Pembangunan di Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, 16 September 2014. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Seorang anggota Angkatan Muda Ka`bah menggembok pagar Kantor DPP Partai Persatuan Pembangunan di Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, 16 September 2014. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.COSemarang - Konflik internal di tubuh pengurus pusat Partai Persatuan Pembangunan menjalar ke Jawa Tengah. Kepengurusan partai berlambang Ka’bah tersebut terpecah menjadi dua, yakni kepengurusan yang diketuai Masruchan Samsuri (kubu Romahurmuziy) dan Wafi Maimun Zubair (kubu Djan Faridz). “Kenyataan saat ini memang ada dua DPW PPP Jawa Tengah,” kata Masruchan kepada Tempo di Semarang, Senin, 25 Mei 2015. Uniknya, dua kubu ini masih berkedudukan di kantor yang sama. 

    Selama ini, DPW PPP Jawa Tengah diketuai Masruchan. Dia menggantikan Arief Mudatsir yang meninggal dunia beberapa bulan lalu. Masruchan condong mengikuti keabsahan pengurus PPP hasil Muktamar Surabaya yang menghasilkan kepemimpinan Romahurmuziy. 

    Tapi, ucap Masruchan, ada juga beberapa pengurus PPP Jawa Tengah yang masuk ke kubu Djan Faridz. “Itu tidak apa-apa. Kami menghargai sikap pengurus yang ke Djan Faridz,” ujar Masruchan. Sesuai dengan perintah hasil Muktamar Surabaya, tutur dia, DPW PPP Jawa Tengah akan menggelar musyawarah wilayah pada Selasa, 26 Mei 2015. 

    Masruchan mengklaim sudah mengajak bicara pengurus PPP kubu Djan Faridz. Tapi belakangan, PPP kubu Djan Faridz mengeluarkan surat keputusan menunjuk kepengurusan PPP Jawa Tengah yang baru di bawah kepemimpinan Wafi Maimun Zubair. Pada Jumat, 22 Mei 2015, kubu ini sudah membentuk kepengurusan PPP Jawa Tengah. “Kini PPP di Jawa Tengah bagaikan satu rumah yang ada dua kamar, satu kamar di tempat PPP kubu Romahurmuziy dan satunya lagi ditempati kubu Djan Faridz,” kata Masruchan. 

    Kepengurusan PPP di beberapa kabupaten/kota di Jawa Tengah juga terbelah. Tapi Masruchan mengklaim dua kepengurusan ini rukun-rukun saja. “Tak ada bentrok maupun kemelut yang tajam,” ucapnya. Sebab, mereka masih menggunakan satu kantor, hanya beda nomenklatur nama kepengurusan saja. 

    Masruchan yakin dualisme kepengurusan PPP di daerah akan selesai jika kepengurusan di pusat sudah tidak ada dualisme. Masruchan sendiri mengklaim condong ke kubu Romahurmuziy demi menyelamatkan PPP Jawa Tengah, apalagi harus menghadapi pemilihan kepala daerah di 21 kabupaten/kota. 

    Wakil Sekretaris PPP Jawa Tengah Muhammad Mustafid yang masuk kubu Djan Faridz menyatakan PPP kubu Masruchan hendak menggelar musyawarah wilayah yang tidak dikehendaki para kiai dan ulama PPP. “Kami melarang pengurus DPC hadir dalam muswil tersebut,” tutur Mustafid. 

    ROFIUDDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gerhana Bulan Parsial Umbra Terakhir 2019

    Pada Rabu dini hari, 17 Juli 2019, bakal terjadi gerhana bulan sebagian. Peristiwa itu akan menjadi gerhana umbra jadi yang terakhir di tahun 2019.