Personil Brimob Diduga Keroyok Anggota Kostrad

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi tawuran/perkelahian. (kikiandi)

    Ilustrasi tawuran/perkelahian. (kikiandi)

    TEMPO.CO, Balikpapan: Empat orang oknum personil Brigadir Mobil Polda Kalimantan Timur diduga mengeroyok anggota Brigif Linud 3/1 Kostrad Kariango Ujung Pandang. Sejumlah oknum Brimob  itu memukuli Prada Taufik Akbar menggunakan kayu serta tangan kosong mengakibatkan korban luka luka. 

    “Ada peristiwa pengeroyokan anggota kami pada 21 Mei lalu,” kata Kepala Penerangan Kodam Mulawarman, Letnan Kolonel Andi Gunawan, Minggu, 24 Mei 2015.

    Andi mengungkapkan, kejadian itu bermula saat seorang anggota Brimob  mengajak korban untuk bertemu di suatu café. Namun sebelumnya, anggota Subden Kompi 3 Pelopor Brimob Paser ini mengajak korban bertemu di Jl Samsul Bahri jalur 2 Kel Tanah Grogot Kec Tanah Grogot Kabupaten Paser.

    Sesampainya di lokasi, sudah terdapat anggota Brimob lainnya.  Entah kenapa, empat orang oknum Brimob ini secara membabi buta memukuli korban yang berakibat luka disekitar kepala dan muka.“Prada Akbar bertanya apakah jadi ke café yang dijawab dengan keroyokan," kata Andi Gunawan.

    Komando Distrik 0904 Tana Grogot sudah berkoordinasi dengan Brimob Paser agar permasalahan tidak berkembang semakin jauh. TNI meminta agar oknum Brimob ini mendapatkan sanksi tegas atas kasus penganiyaan dan pengeroyokan anggotanya.

    Saat ini korban masih dalam perawatan Rumah Sakit Tentara Kodam Mulawarman di Balikpapan. Satuan Brimob Polda Kaltim sedang melakukan investigasi dan penegakan hukum sehubungan kasus ini.

    SG WIBISONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Enam Poin dalam Visi Indonesia, Jokowi tak Sebut HAM dan Hukum

    Presiden terpilih Joko Widodo menyampaikan sejumlah poin Visi Indonesia di SICC, 14 Juli 2019. Namun isi pidato itu tak menyebut soal hukum dan HAM.