Gubernur Aher Minta Sekolah Tegas Tolak Siswa Titipan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Barat Ahmad Heriawan (kiri) bersama Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat, Udjwalprana Sigit (kedua kiri) meninjau lokasi  longsor di kampung Babakan Sirna, Desa Cilebut Timur, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jumat (23/11). Gubernur Jawa Barat mengatakan akan segera merelokasi para korban dan melarang untuk tinggal di lokasi longsor. TEMPO/Subekti

    Gubernur Jawa Barat Ahmad Heriawan (kiri) bersama Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat, Udjwalprana Sigit (kedua kiri) meninjau lokasi longsor di kampung Babakan Sirna, Desa Cilebut Timur, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jumat (23/11). Gubernur Jawa Barat mengatakan akan segera merelokasi para korban dan melarang untuk tinggal di lokasi longsor. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Bandung - Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher), meminta sekolah tegas menolak intervensi dalam proses penerimaan siswa baru. “Gubernur juga gak intervensi, apalagi yang lain. Harus ada ‘declare’ dari pejabat tertinggi, jangan ada intervensi,” katanya di tengah pertemuan dengan perwakilan kabupaten/kota membahas pengalihan pengelolaan sekolah menengah atas di Gedung Sate, Bandung, 21 Mei 2015.

    Aher bercerita soal anaknya yang mendaftar ke SMA 3 Bandung pada 2008, di tahun pertamanya menjabat gubernur. “Anak saya daftar ke SMA 3 gak lulus, selesai. Masuk ke SMA 20, akhirnya diterima di ITB juga. Sekarang sudah lulus,” kata dia.

    Dia ingat saat itu sempat heran karena pihak SMA 3 tak kunjung mengumumkan hasil penerimaan siswa barunya. “Saya curiga, kenapa tidak dilakukan pengumuman? Apa gara-gara ini,” kata Aher.

    Saat menyambangi sekolah itu, Aher baru tahu pihak sekolah ragu mengumumkan gara-gara anaknya tidak lulus masuk SMA 3. “Ternyata pada ketakutan karena anak gubernur tidak lulus. Saya bilang, jangan merepotkan bapak/ibu kalau anak saya gak lulus,” kata Aher.

    “Mereka gembira, ada yang bilang, kalau gitu kami berani menolak yang lain-lain.”

    Aher mengatakan, saat ini proses seleksi siswa pendaftaran siswa baru sudah terbuka. “Istilahnya passing-grade terbuka. Kalau terlempar, ya terlempar.”

    AHMAD FIKRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bagi-bagi Jatah Menteri di Komposisi Kabinet Jokowi

    Partai koalisi pemerintah membahas komposisi kabinet Jokowi - Ma'ruf. Berikut gambaran komposisi kabinet berdasarkan partai pendukung pasangan itu.