Jokowi Batal Resmikan Tol Gempol-Pandaan, Kenapa?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.COSurabaya - Presiden Joko Widodo dikabarkan batal meresmikan Jalan Tol Gempol-Pandaan yang dijadwalkan pada Kamis, 21 Mei 2015. "Pak Presiden kemungkinan tidak jadi meresmikan Tol Gempol-Pandaan, sampai siang ini informasinya seperti itu," kata Gubernur Jawa Timur Soekarwo kepada wartawan di gedung negara Grahadi, Rabu, 20 Mei 2015.

    Soekarwo tak mengetahui alasan perubahan jadwal peresmian jalan tol sepanjang 13,5 kilometer itu.

    Sebelumnya diberitakan Presiden Jokowi akan mengunjungi beberapa lokasi di Jawa Timur selama dua hari, 21-22 Mei. Di antaranya yang sudah terkonfirmasi adalah ke Malang, Surabaya, dan Mojokerto.

    Di Malang, Jokowi dijadwalkan mengunjungi warga Desa Asrikaton, Pakis, Kabupaten Malang. Kemudian, melanjutkan perjalanan ke Kota Malang untuk berdialog dengan warga miskin di Kelurahan Kotalama. Di sana, Jokowi akan membagikan kartu asisten sosial bagi penyandang disabilitas berat, Kartu Indonesia Pintar, Kartu Indonesia Sehat, dan Kartu Keluarga Sejahtera.

    "Setelah Kamis sampai malam acara di Malang, beliau langsung ke Surabaya. Jumat pagi ke Teluk Lamong," dia menjelaskan.

    Di Surabaya, Jokowi bakal meresmikan Terminal Teluk Lamong, Pelabuhan Tanjung Perak, pelabuhan hijau pertama di Indonesia. Presiden juga menyaksikan peresmian selesainya pendalaman dan pelebaran Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS). Setelah revitalisasi, kedalaman APBS menjadi minus 13 meter low water spring (LWS).

    Lawatan Presiden ketujuh itu di Jawa Timur akan berakhir di Pabrik Gula Gempol Krep, Mojokerto.

    ARTIKA RACHMI FARMITA 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kasus Kartel Harga Tiket Pesawat Siap Disidangkan

    Komisi Pengawas Persaingan Usaha menduga mahalnya harga tiket pesawat disebabkan pasar oligopolistik. Citilink dan Lion Air diduga terlibat.