Relawan-relawan Ini Berani Masuk Kawah Merapi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim penyelamat terlihat seperti titik berwarna orange di sekitar kawah Gunung Merapi, Jawa Tengah, 18 Mei 2015. Menurut petugas, Eri berada di sisi utara puncak Merapi dengan kedalaman 200 meter. TEMPO/Ahmad Rafiq

    Tim penyelamat terlihat seperti titik berwarna orange di sekitar kawah Gunung Merapi, Jawa Tengah, 18 Mei 2015. Menurut petugas, Eri berada di sisi utara puncak Merapi dengan kedalaman 200 meter. TEMPO/Ahmad Rafiq

    TEMPO.COBoyolali - Proses evakuasi Erri Yunanto, pendaki yang terjatuh ke kawah Merapi, memang cukup sulit. Selain membutuhkan teknik dan peralatan yang memadai, tim pencari juga membutuhkan tingkat keberanian yang tinggi.

    Lokasi terjatuhnya Erri memang bukan tempat sembarangan, sebuah kawah dari salah satu gunung yang masih aktif. Selain tinggi dan curam, bebatuannya mudah runtuh. Belum lagi, tim penyelamat harus bertahan dari hawa panas dan ancaman gas CO2 yang berasal dari asap sulfatara.

    "Ada enam personel penyelamat yang bertugas masuk ke dalam kawah," kata staf Search Mission Commander Merapi, Irwan Santoso, Selasa, 19 Mei 2015. Mereka dipilih berdasarkan tingkat kemampuan serta keberaniannya.

    Berikut daftar enam relawan tersebut:

    1. Bakat Setyawan alias Lahar, dari Relawan Barameru Boyolali
    2. Indro Sambodo dari SAR Yogyakarta
    3. Andry Suzanto dari SAR Yogyakarta
    4. Muchsin dari SAR Yogyakarta
    5. Rahmadiono dari SAR Yogyakarta
    6. Ridho dari SAR Yogyakarta

    Salah satu relawan, Bakat Setyawan menganggap keberhasilan dalam mengevakuasi korban dari medan sulit itu merupakan buah dari kerja tim. "Koordinasinya luar biasa," katanya. Menurutnya, relawan yang masuk ke dalam kawah tidak akan bisa berbuat banyak tanpa dipandu oleh tim yang bertugas di bibir kawah.

    AHMAD RAFIQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gerhana Bulan Parsial Umbra Terakhir 2019

    Pada Rabu dini hari, 17 Juli 2019, bakal terjadi gerhana bulan sebagian. Peristiwa itu akan menjadi gerhana umbra jadi yang terakhir di tahun 2019.