Jenazah Erri, Pendaki Gunung Merapi, Dibawa ke RSUD Boyolali

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pendaki gunung batal naik gunung Merapi dan menunggu di pos di Selo, Boyolali, Jawa Tengah, 17 Mei 2015. Tim SAR Boyolali terpaksa menyuruh seluruh pendaki yang berada di gunung Merapi untuk turun dan menutup sementara pendakian, untuk kelancaran proses evakuasi Erri. ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho

    Sejumlah pendaki gunung batal naik gunung Merapi dan menunggu di pos di Selo, Boyolali, Jawa Tengah, 17 Mei 2015. Tim SAR Boyolali terpaksa menyuruh seluruh pendaki yang berada di gunung Merapi untuk turun dan menutup sementara pendakian, untuk kelancaran proses evakuasi Erri. ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho

    TEMPO.COBoyolali - Jenazah pendaki yang terjatuh di kawah Merapi, Erri Sunanto, berhasil dievakuasi hingga Pos Selo pada hari ini pukul 16.25 WIB. Jenazah kemudian dijemput ambulans dan dibawa ke RSUD Boyolali untuk divisum.

    "Proses evakuasi dari puncak ke sekitar Pos Selo berjalan lancar," kata Staf Search Mission Commander Merapi, Irwan Santoso. Perjalanan menempuh waktu sekitar empat jam.

    Proses penjemputan jenazah memang tidak dilakukan di Pos Selo. Tim evakuator mengambil jalur lain yang lebih sepi. "Ada beberapa pertimbangan. Salah satunya titik penjemputan harus steril," katanya.

    "Saat ini jenazah dibawa ke RSUD untuk divisum," ujar Irwan. Selain itu, jenazah akan diserahkan ke keluarga di rumah sakit itu.

    Erri merupakan mahasiswa Universitas Atma Jaya Yogyakarta yang terpeleset masuk dalam kawah Gunung Merapi pada Sabtu, 16 Mei 2015. Ia meninggal dunia dan ditemukan di kedalaman 200 meter dalam kawah panas Merapi oleh tim SAR gabungan.

    AHMAD RAFIQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Upaya Pemerintah Mengolah Sampah Menjadi Bahan Baku PLTSa

    Pemerintah berupaya mengurangi persoalan sampah dengan cara mengolahnya menjadi energi penggerak PLTSa di duabelas kota di Indonesia.