Menlu Retno dan Kepala BIN Hadiri Pemakaman Dubes Burhan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dubes Indonesia untuk Pakistan Burhan Muhammad. Tempo/Maria Rita Hasugian

    Dubes Indonesia untuk Pakistan Burhan Muhammad. Tempo/Maria Rita Hasugian

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Kepala Badan Intelijen Negara Marciano Norman dijadwalkan menghadiri pemakaman Dubes Indonesia untuk Pakistan Burhan Muhammad yang rencananya akan dilakukan sore nanti.

    "Ibu Menteri dan Kepala BIN memang sudah mengabarkan akan hadir saat pemakaman," ujar kakak ipar Dubes Burhan, Djarot Heru Setiawan, saat ditemui Tempo di rumah duka Notoprajan Ngampilan, Selasa, 19 Mei 2015.

    Burhan meninggal setelah dirawat hampir dua pekan setelah helikopter yang ditumpangi bersama istrinya, Heri Listyawati, jatuh di Pakistan 8 Mei 2015 lalu. Istrinya lebih dulu meninggal saat kecelakaan nahas itu terjadi.

    Menteri Retno dan Kepala BIN sebelumnya juga hadir dalam pemakaman Heri Listyawati. Burhan merupakan bekas pejabat Deputi 1 BIN sebelum diangkat menjadi Dubes Indonesia untuk Pakistan tiga tahun lalu.

    Berdasarkan pantauan Tempo, jalan di depan rumah duka sudah ditutup polisi sejak pagi dari dua arah, baik barat dan timur. Tenda untuk pelayat Dubes Burhan ini menutup dua ruas jalan depan rumah duka yang berada di Jalan KH Agus Salim Notoprajan. Sejumlah karangan bunga pun sudah kembali memenuhi depan rumah duka itu. Padahal, empat hari sebelumnya, puluhan karangan bunga untuk istri Burhan baru saja dibersihkan.

    "Rencananya kolega Pak Burhan seperti sejumlah dubes Indonesia juga akan melayat dan hadir di pemakaman," ujar Djarot.

    Namun karangan bunga paling mendominasi di rumah duka saat ini adalah dari petinggi BIN. Seperti Deputi I BIN Mayor Jenderal Sumiharjo Pakpahan, Deputi II BIN Mayor Jenderal Thamrin Marzuki, dan Deputi VI BIN Bambang Wiyono. Adapun karangan bunga duka cita dari dubes Indonesia yang tampak seperti dari KBRI Dili.

    PRIBADI WICAKSONO



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Upaya Pemerintah Mengolah Sampah Menjadi Bahan Baku PLTSa

    Pemerintah berupaya mengurangi persoalan sampah dengan cara mengolahnya menjadi energi penggerak PLTSa di duabelas kota di Indonesia.