Tim SAR Angkat Tubuh Erri dari Kawah Merapi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah anggota tim SAR Boyolali memantau arah angin puncak Gunung Merapi sebelum melakukan evakuasi pendaki yang terjatuh di kawah Gunung Merapi, Boyolali, 17 Mei 2015.  Eri  dilaporkan terjatuh ke kawah Merapi sedalam 200 meter pada Sabtu, 16 Mei 2015.  ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho

    Sejumlah anggota tim SAR Boyolali memantau arah angin puncak Gunung Merapi sebelum melakukan evakuasi pendaki yang terjatuh di kawah Gunung Merapi, Boyolali, 17 Mei 2015. Eri dilaporkan terjatuh ke kawah Merapi sedalam 200 meter pada Sabtu, 16 Mei 2015. ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho

    TEMPO.CO, Boyolali - Tim search and rescue (SAR) gabungan berhasil menemukan Erri Yunanto, 21 tahun, mahasiswa Universitas Atma Jaya Yogyakarta yang terjatuh di kawah Gunung Merapi. Saat ini tim sedang berjuang untuk mengangkat tubuh Erri ke permukaan.

    Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merapi Sektor Selo Suwignyo menyebutkan pengangkatan Erri cukup sulit. "Mengingat medannya adalah kawah," katanya, Senin, 18 Mei 2015. Menurut Suwignyo, jumlah personel tim yang turun ke dalam kawah enam orang.

    Tapi Suwignyo enggan menyebutkan kondisi Erri pada saat ini. Dia mengaku belum mendapatkan laporan dari tim evakuator yang tengah berjuang di puncak Merapi. "Informasi mengenai kondisi juga merupakan kewenangan tim medis," katanya.

    Suwignyo juga belum bisa memperkirakan kedatangan tim ke pos Selo. Sebagai informasi, jarak antara puncak Merapi dan pos Selo sekitar 5 kilometer dalam garis lurus. "Sulit diprediksi," katanya.

    Erri Yunanto adalah mahasiswa Universitas Atma Jaya Yogyakarta yang mendaki ke puncak Merapi bersama lima temannya melalui Dukuh Plalangan, Desa Lencoh, Selo, Boyolali. Nahas, dia terjatuh ke kawah saat hendak turun dari Puncak Garuda.

    Kawah Merapi memiliki kedalaman sekitar 200 meter. Suhu di dalam kawah itu cukup panas, mencapai 140 derajat Celcius saat dipotret melalui perangkat thermal camera pada Senin siang tadi.

    AHMAD RAFIQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Upaya Pemerintah Mengolah Sampah Menjadi Bahan Baku PLTSa

    Pemerintah berupaya mengurangi persoalan sampah dengan cara mengolahnya menjadi energi penggerak PLTSa di duabelas kota di Indonesia.