Evakuasi Erri di Kawah Merapi, Tim SAR Bawa Alat Pemindai  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto Eri sebelum jatuh ke kawah Merapi. instagram.com

    Foto Eri sebelum jatuh ke kawah Merapi. instagram.com

    TEMPO.CO, Boyolali - Tim Search and Rescue gabungan kembali melanjutkan proses evakuasi Erri Yunanto, 21 tahun, mahasiswa Universitas Atma Jaya Yogyakarta yang terjatuh ke kawah Gunung Merapi, Senin, 19 Mei 2015. Sekitar 50 personel saat ini berada di sekitar kawasan Puncak Merapi.

    Salah satu anggota SAR Boyolali, Indriarto, menyebutkan proses evakuasi membutuhkan persiapan matang. "Medannya cukup sulit lantaran berada di kawah," katanya. Kasus terjatuhnya pendaki ke sekitar kawah juga sangat jarang dijumpai.

    Persiapan dan pemetaan yang matang dibutuhkan agar evakuasi bisa berjalan cepat. "Kondisi di puncak gunung, terutama di sekitar kawah, bisa berubah setiap saat," ujarnya.

    Menurut dia, tim evakuasi sudah membawa sejumlah peralatan terbaik yang dimiliki. "Termasuk peralatan pemindai panas," tuturnya. Personel yang diterjunkan juga sangat terlatih. Hingga saat ini, tim evakuasi masih harus mempersiapkan jalur untuk mengevakuasi korban.

    Erri Yunanto, warga Kampung Mbiru, Kabupaten Sleman, terjatuh ke kawah pada Sabtu, 16 Mei 2015, pukul 11.00. Ketua Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) Palawa, Revi Serviyani, 21 tahun, mengatakan Erri Yunanto jatuh ke kawah Gunung Merapi saat hendak turun dari tebing bekas Puncak Garuda. Saat itu, Erri turun merangkak dari tebing tapi tebing pijakan di kaki kanannya ambrol. "Jatuhnya ke arah kanan," ucap Revi saat dihubungi Tempo, Minggu, 17 Mei 2015.

    Revi menuturkan kronologi jatuhnya Erri itu diperoleh dari keterangan Dicky yang menemani Erri sampai ke bekas Puncak Garuda. Awalnya, rombongan Erri berjumlah enam orang. Empat orang itu hanya sampai di Pos Pasar Bubrah Gunung Merapi jalur pendakian Selo, Boyolali. Erri dan Dicky kemudian melanjutkan perjalanan ke bekas Puncak Garuda pada pukul 09.00, Sabtu, 16 Mei 2015. "Erri berfoto di tebing bekas Puncak Garuda," kata Revi.

    Wakil Rektor 3 Universitas Atma Jaya Yogyakarta R. Sigit Widiarto mengatakan perjalanan Erri dan teman-temannya ke Merapi bukan merupakan acara dari tim Palawa universitas. "Erri Yunanto berangkat atas nama pribadi, bukan sebagai anggota tim Palawa UAJY," ujarnya. Meski demikian, kata Sigit, tim Palawa UAJY turun tangan untuk membantu pencarian Erri bergabung dengan tim SRU 3.

    AHMAD RAFIQ | NIEKE INDRIETTA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Utang BUMN Sektor Industri Melonjak, Waskita Karya Paling Besar

    Sejumlah badan usaha milik negara di sektor konstruksi mencatatkan pertumbuhan utang yang signifikan. Waskita Karya menanggung utang paling besar.