Hatta Ali Melantik 10 Ketua Pengadilan Tinggi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • (dari kanan) Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Gorontalo Zahrul Rabain, Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Lampung Eddy Army, Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Bandung Sumardijatmo dan Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Medan Maruap Dohmatiga Pasaribu bersiap mengucap sumpah jabatan dan dilantik menjadi hakim agung di gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta Pusat (31/10). ANTARA/Fanny Octavianus

    (dari kanan) Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Gorontalo Zahrul Rabain, Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Lampung Eddy Army, Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Bandung Sumardijatmo dan Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Medan Maruap Dohmatiga Pasaribu bersiap mengucap sumpah jabatan dan dilantik menjadi hakim agung di gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta Pusat (31/10). ANTARA/Fanny Octavianus

    TEMPO.COJakarta - Ketua Mahkamah Agung Hatta Ali melantik dan mengambil sumpah jabatan sepuluh ketua pengadilan tingkat banding. Para hakim yang diklaim sesuai dengan kriteria dan memiliki kualitas tersebut diminta membantu reformasi peradilan.

    "Saya melantik, semoga Allah melimpahkan berkat dan lindungan-Nya," kata Hatta di Auditorium Sekretariat MA, Senin, 18 Mei 2015. Mereka yang dilantik terdiri atas satu ketua pengadilan tinggi umum, enam ketua pengadilan tinggi agama, dan tiga ketua pengadilan tinggi tata usaha negara.

    Semuanya juga menjabat sebagai pembina utama di wilayah tersebut. "Saya percaya para saudara adalah insan pengadilan terbaik sehingga dipercaya sebagai pimpinan," kata Hatta di depan para hakim itu.

    I Ketut Gede dilantik sebagai Ketua PT Denpasar. Enam ketua pengadilan tinggi agama yang dilantik adalah Abdul Halim Syahran dilantik sebagai Ketua PT Agama Banten, Helmy Bakri menjadi Ketua PT Agama Palangkaraya, Bahruddin Muhammad jadi Ketua PT Agama Mataram, Abu Huraerah sebagai Ketua PT Agama Maluku Utara, Ahmad menjadi Ketua PT Agama Gorontalo, dan Mukti Arto jadi Ketua PT Agama Bengkulu. Sedangkan Hakim Sulistyo dilantik sebagai Ketua PT Tata Usaha Negara Surabaya, Bambang Edy Sutanto Soedewo menjadi Ketua PT TUN Medan, dan Syamsul Hadi jadi Ketua PT TUN Makassar. 

    "Saya berharap posisi Anda membantu badan peradilan agung untuk mencapai empat visi, yaitu kemandirian, pelayanan hukum yang berkeadilan, pimpinan berkualitas, dan transparansi," kata Hatta.

    FRANSISCO ROSARIANS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Instagram Uji Coba Menghilangan Fitur Likes agar Fokus ke Konten

    Instagram tengah lakukan uji coba penghapusan fitur likes di beberapa negara pada Juli 2019. Reaksi pengguna terbelah, sebagian merasa dirugikan.