Kuliah D3 Politeknik Akan Dikurangi Jadi 2 Tahun

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir meninggalkan Gedung KPK usai menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) di Jakarta, Senin 17 November 2014. ANTARA/Wahyu Putro A

    Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir meninggalkan Gedung KPK usai menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) di Jakarta, Senin 17 November 2014. ANTARA/Wahyu Putro A

    TEMPO.CO , Madiun: Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir mengatakan pihaknya akan mengurangi masa pendidikan diploma tiga (D3) di politeknik dari tiga tahun menjadi dua tahun. ‘’Satu tahun teori dan satu tahun praktek. Nanti akan dilakukan,’’ kata Nasir di sela kunjungan ke Politeknik Negeri Madiun, Jawa Timur, Jumat, 15 Mei 2015.

    Untuk mewujudkan rencana itu, Nasir melanjutkan, satuan kredit semester di politeknik juga akan dikurangi dari 120 menjadi 115 atau di bawahnya. Hal ini dinilai mampu meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam jurusan kompetensi yang dipelajari.

    Menurut Nasir, yang paling penting adalah kompetensi mahasiswa. Nasir ingin semua mahasiswa yang lulus mempunyai kompetensi.

    Dalam upaya meningkatkan kompetensi mahasiswa, Nasir berharap antar lembaga pendidikan intens bekerja sama dalam bidang pembelajaran. Politeknik yang lebih maju, misalnya di Malang diminta memberikan bimbingan kepada pengajar lembaga pendidikan sejenis di Madiun. Sehingga para lulusan politeknik benar-benar memiliki kompetensi yang dibutuhkan dalam dunia usaha.

    Disinggung tentang keberadaan Politeknik Negeri Madiun, Nasir optimistis akan mampu meningkatkan daya saing warga di wilayah eks-Karesidenan Madiun (Kota Madiun, Kabupaten Madiun, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Magetan, Kabupaten Ponorogo, dan Kabupaten Pacitan) di dunia usaha.

    ‘’Kalau memang perlu membuka program studi baru tentunya perlu disesuaikan dengan kebutuhan di pasar usaha. Sehingga lulusannya bisa lebih cepat diserap dunia kerja,’’ ujar pejabat negera asal Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi ini.

    Sekretaris Daerah Kota Madiun, Maidi menyatakan bahwa keberadaan politeknik negeri di wilayahnya memiliki peran penting untuk meningkatkan keterampilan para remaja lulusan SMA. Karena itu, pihak pemerintah kota akan mendukung kemajuan lembaga pendidikan tersebut.

    ‘’Perkembangannya cukup baik, dan sekarang sudah membuka kampus II di Kelurahan Winongo, Kecamatan Manguharjo,’’ kata Maidi. Adapun kampus I yang mulai membuka pendaftaran mahasiswa pada tahun 2012 berada di Kelurahan Pandean, Kecamatan Taman.

    NOFIKA DIAN NUGROHO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Instagram Uji Coba Menghilangan Fitur Likes agar Fokus ke Konten

    Instagram tengah lakukan uji coba penghapusan fitur likes di beberapa negara pada Juli 2019. Reaksi pengguna terbelah, sebagian merasa dirugikan.