7 Daerah dengan Indeks Integritas UN SMA Tertinggi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anies Baswedan melihat poster pahlawan nasional saat blusukan ke Kampung Matematika, di Desa Laladon, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, 11 April 2015. Anies memberikan pesan kepada para murid Kampung Matematika untuk menanamkan mindset bahwa pelajaran matematika bukanlah mata pelajaran yang sulit. TEMPO/Lazyra Amadea Hidayat

    Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anies Baswedan melihat poster pahlawan nasional saat blusukan ke Kampung Matematika, di Desa Laladon, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, 11 April 2015. Anies memberikan pesan kepada para murid Kampung Matematika untuk menanamkan mindset bahwa pelajaran matematika bukanlah mata pelajaran yang sulit. TEMPO/Lazyra Amadea Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan merilis indeks integritas untuk Ujian Nasional tingkat SMA dan sederajat tahun 2015. "Ada tujuh daerah terbaik yang memiliki indeks integitas tinggi. Artinya nilai kecurangan di tujuh daerah itu di bawah 20 persen," kata Anies di Gedung A Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Jumat 15 Mei 2015.

    Anies sudah memaparkan indeks integritas itu. Namun Anies hanya merilis tujuh daerah dengan nilai indeks integritas tertinggi. Ketujuh daerah itu adalah urutan pertama Daerah Istimewa Yogyakarta, lalu Bangka Belitung, diikuti oleh Kalimantan Utara, kemudian Bengkulu, Kepulauan Riau, Gorontalo, dan urutan ketujuh adalah Nusa Tenggara Timur.

    Kecurangan di daerah Yogyakarta dan Bangka Belitung hanya ada kurang dari 10 persen saja. Sedangkan tingkat kecurangan di Kalimantan Utara, Bengkulu, Kepulauan Riau, Gorontalo, dan Nusa Tenggara Timur ada di kolom antara 10-20 persen. Sementara 27 provinsi lainnya memiliki indeks integritas di atas 20 persen hingga maksimal di atas 80 persen.

    Persentase kecurangan terendah ada di Daerah Istimewa Yogyakarta. Di daerah itu, hanya ada satu sekolah yang terindikasi melakukan kecurangan dalam ujian nasional itu. Tahun lalu Yogyakarta juga daerah yang memiliki indeks integritas tertinggi.

    Anies akan mengirimkan data itu kepada Gubernur, Bupati atau Wali Kota, serta kepala sekolah. Data ini pun sudah diberikan kepada universitas sebagai pertimbangan masuk atau tidaknya peserta ujian masuk perguruan tinggi negeri yang sudah diumumkan beberapa hari lalu.

    Kepala Pusat Penilaian Pendidikan Nizam menjelaskan ada beberapa cara yang dilihat untuk menentukan indeks integritas itu. "Pertama, dilihat dari keseragaman pola jawaban dan keseragaman nilai dalam satu sekolah," kata Nizam.

    Kedua melihat indikasi kecurangan yang dilakukan antar siswa. "Lalu kami klasifikasi sekolah yang ada indikasi kecurangannya dan yang tidak," kata Nizam.

    MITRA TARIGAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Upaya Pemerintah Mengolah Sampah Menjadi Bahan Baku PLTSa

    Pemerintah berupaya mengurangi persoalan sampah dengan cara mengolahnya menjadi energi penggerak PLTSa di duabelas kota di Indonesia.