Korupsi Gedebage, Bareskrim Periksa Gubernur Aher

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, berpose bersama Bupati Bogor periode 2015-2018, Nurhayanti, usai dilantik di Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat, 16 Maret 2015. TEMPO/Prima Mulia

    Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, berpose bersama Bupati Bogor periode 2015-2018, Nurhayanti, usai dilantik di Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat, 16 Maret 2015. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.COJakarta - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Korupsi Badan Reserse Kriminal Kepolisian RI memeriksa Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan pagi ini, Jumat, 15 Mei 2015. Pemeriksaan itu terkait dengan dugaan korupsi dalam proyek pembangunan Stadion Gelora Bandung Lautan Api di Gedebage, Bandung. "Dia diperiksa sebagai saksi," kata juru bicara Mabes Polri, Brigadir Jenderal Agus Rianto, Jumat.

    Pemeriksaan dijadwalkan pukul 09.00 WIB, tapi Aher--sapaan akrab Ahmad Heryawan--datang ke Bareskrim sekitar pukul 06.00 WIB. Selain Aher, dua pejabat perusahaan swasta dan satu pegawai negeri sipil di Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga bakal diperiksa penyidik sebagai saksi. Namun Agus enggan menyebutkan nama tiga orang tersebut.

    Sebelumnya, Kepala Badan Reserse Kriminal Kepolisian RI Komisaris Jenderal Budi Waseso mengatakan bangunan Stadion Gelora Bandung Lautan Api di Gedebage tak sesuai dengan spesifikasi. Dia melihat banyak kejanggalan dalam proyek stadion itu. 

    Misalnya, pemasangan tiang pancang yang tak sesuai dengan standar. Seharusnya tiang ditanam sedalam 60 meter. Dia juga menemukan keretakan gedung serta pergeseran tanah dan fondasi. "Ini ada upaya pengurangan biaya," ujar Waseso.

    Kasus dugaan korupsi proyek Gedebage menjerat satu tersangka, yakni Sekretaris Dinas Tata Ruang dan Cipta Kota Bandung Yayat Ahmad Sudrajat. Penyidik sedang menggenjot upaya penyidikan kasus ini. Belakangan, tim Bareskrim menggeledah kantor Dinas Tata Ruang dan Cipta Kota Bandung serta kantor PT Adhi Karya sebagai kontraktor utama proyek itu.

    DEWI SUCI R. | IQBAL T. LAZUARDI S.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.