Puskesmas di Gowa Diteror Bom, Puluhan Pasien Dievakuasi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • www.123rf.com

    www.123rf.com

    TEMPO.CO, Gowa - Puskesmas Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, mendapat teror bom yang dikirim orang tak dikenal, Rabu, 13 Mei 2015. Teror itu disampaikan lewat pesan pendek ke empat petugas puskesmas yang sedang bertugas.

    Seorang perawat Puskesmas Pallangga, Adri, 32 tahun, mengaku menjadi orang pertama yang dikirimi pesan teror itu. Isinya berupa ancaman pengeboman Puskesmas Pallangga. "Tidak lama kemudian, pesan yang sama masuk ke nomor teman yang lain," kata Adri.

    Akibatnya, puluhan pasien yang tengah dirawat di ruang inap dievakuasi keluar dari puskesmas. Sebagian dipulangkan. Pelayanan kesehatan pun dihentikan.

    Tim Penjinak Bahan Peledak Gegana Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan dan Barat yang mendapatkan laporan tentang teror itu langsung datang ke lokasi dan memasang garis polisi. Tim Gegana masih menyisir sejumlah ruangan untuk memastikan keberadaan benda yang mencurigakan.

    "Sudah ada dua tim yang turun untuk menyisir ruangan kantor," kata Kepala Kepolisian Sektor Pallangga Ajun Komisaris Muhammad Ridwan. Ridwan menambahkan, polisi saat ini masih menyelidiki kasus ini untuk mengungkap pelaku teror.

    AWANG DARMAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Para Pencari Suaka Afganistan dan Data Sejak 2008

    Para pencari suaka Afganistan telantar di depan Kementerian BUMN di Jakarta pada Juli 2019. Sejak 2008, ada puluhan ribu pencari suaka di Indonesia.