Jokowi Buka Rahasia 'Mengapa' Datang di Kongres Demokrat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi memberikan sambutan dalam pembukaan Kongres Demokrat di Surabaya, 12 Mei 2015. Presiden menyempatkan diri membuka Kongres Demokrat keempat ini. TEMPO/Nurdiansah

    Presiden Jokowi memberikan sambutan dalam pembukaan Kongres Demokrat di Surabaya, 12 Mei 2015. Presiden menyempatkan diri membuka Kongres Demokrat keempat ini. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Jokowi akhirnya bersedia menghadiri Kongres Partai Demokrat di Surabaya, Selasa 12 Mei 2015 malam ini. Dalam pidato tanpa teks, Jokowi mengaku sempat "diteror" oleh Politikus Partai Demokrat Ruhut Sitompul yang meminta kesediaannya menghadiri pembukaan Kongres partai yang dipimpin mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

    Menurut Jokowi, Ruhut Sitompul punya cara merayu dirinya agar datang ke Hotel Shangrila, Surabaya. Ruhut tak hanya menelpon dirinya, tapi juga mengirimkan pesan pendek. " Jadi Pak SBY, saya mohon Ruhut diberi penghargaan,  " kata Jokowi di podium, Hotel Shangrila. "Dia telpon saya tiga kali ditambah SMS sekali" kata Jokowi lagi.
    .
    Jokowi mengatakan Ruhut menelepon pertama kali saat ia berkunjung ke Jayapura. Kemudian, Ruhut menelepon lagi saat Jokowi berada di Merauke. Terakhir, Ruhut menelepon ulang saat Jokowi di Papua Nugini. Selain itu Jokowi juga membeberkan bahwa Ruhut Sitompul mengirimkan satu pesan singkat kepadanya.

    "Kurang lebih bunyi SMS-nya begini, Maafkan aku bapak Presiden, sebagai pendukung setia mu mohon bapak hadir di Kongres Partai Demokrat ke IV. Saya buka saja SMS-nya disini, kapok kamu (Ruhut)," ujar Presiden Jokowi disambut tawa pengunjung Kongres IV Partai Demokrat.

    Jokowi mengatakan dirinya memang berusaha keras hadir di setiap penyelenggaraan kongres atau munas dan rakernas partai politik. Bagi Jokowi partai politik berperan penting bagi bangsa.

    Jokowi tiba di hotel pukul 19.25 WIB bersama Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Tedjo Edhy Purdijatno. Kedatangannya disambut oleh Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas dan Wakil Ketua Umum Agus Hermanto, dan Ruhut Sitompul.

    Sejumlah tokoh partai dan mantan menteri Kabinet Indonesia Bersatu turut hadir di Kongres. Mereka antara lain Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Djoko Suyanto, Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi, Menteri Koordinator Perekonomian Chairul Tanjung, dan Hatta Rajasa, serta Menteri Pendidikan Muhammad Nuh.

    Adapun tokoh partai yang hadir adalah Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan hasil Muktamar Surabaya Romahurmuziy, Ketua Umum Golkar Munas Jakarta Agung Laksono. Selain itu ada Ketua PKPI Sutiyoso, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Ketua Umum Partai Hanura Wiranto dan Sekretaris Jenderal Dossy Iskandar.

    Sementara perwakilan Dewan Perwakilan Rakyat yang hadir yaitu Ketua DPR Setya Novanto, Wakil Ketua DPR dari Partai Keadilan Sejahtera Fadli Zon, Wakil Ketua DPR dari PAN Taufik Kurniawan, dan Ketua Dewan Perwakilan Daerah Irman Gusman.

    PUTRI ADITYOWATI


     

     

    Lihat Juga