Teror 'Bom' di Rumah Aktivis Buruh Sidoarjo, Motif Ditelisik  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • www.123rf.com

    www.123rf.com

    TEMPO.COSidoarjo - Aparat Kepolisian Sektor Prambon mendalami motif teror ledakan di rumah Ketua Pengurus Daerah Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Jawa Timur Sunandar pada Selasa pagi, 12 Mei 2015, sekitar pukul 00.15. Polisi akan meminta keterangan korban dan para saksi yang berada di sekitar rumah yang beralamat di Dusun Pejantran, RT 04 RW 04, Desa Wonoplintahan, Kecamatan Prambon, Sidoarjo, tersebut.

    “Semua saksi dan korban akan kami mintai keterangan, supaya motif dan pelakunya terungkap,” kata Kepala Polsek Prambon Ajun Komisaris Nadzir kepada Tempo, Selasa, 12 Mei 2015.

    Menurut Nadzir, ketika mendapatkan laporan ledakan, polisi langsung mendatangi rumah korban dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Hasilnya, polisi mendapatkan pecahan bambu dan kertas yang diduga berasal dari pecahan alat peledak itu. 

    Kendati menemukan pecahan bambu dan kertas, polisi belum bisa memastikan jenis peledak itu. “Masih kita kumpulkan barang bukti yang ada di lokasi,” ujar Nadzir.

    Nadzir enggan mengira-ngira motif yang dilakukan oleh pelaku peledakan itu. Nadzir meminta masyarakat bersabar menunggu hasilnya.

    Sunandar selaku korban menuturkan ada dua orang yang tak dikenal membawa sepeda motor berkali-kali mondar-mandir di depan rumahnya  pada Senin sore, 11 Mei 2015. Selanjutnya, pada tengah malam, pelaku dengan mengendarai motor dan helm yang menutup mukanya meletakkan bahan peledak di atas mobil kijang miliknya yang diparkir tepat di depan rumahnya. 

    “Seketika itu pula, bahan peledak itu merusak mobil Toyota Kijang saya. Kaca rumah bagian atas hancur. Atap garasi mobil juga jebol,” kata Sunandar dalam rilis yang diterima Tempo.

    Setelah ada ledakan, beberapa orang saksi melihat dua orang tak dikenal itu mengendarai sepeda motor Kawasaki Ninja melaju dengan kecepatan tinggi meninggalkan tempat kejadian. “Ledakan itu terdengar sampai radius 1 kilometer,” ujarnya.

    Sunandar menambahkan, kedua pelaku diduga kuat masuk melalui pagar samping kiri rumahnya untuk menaruh bahan peledak itu di atas mobil. “Untungnya, saat kejadian, saya tidak di rumah,” tutur Sunandar.

    MOHAMMAD SYARRAFAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Instagram Uji Coba Menghilangan Fitur Likes agar Fokus ke Konten

    Instagram tengah lakukan uji coba penghapusan fitur likes di beberapa negara pada Juli 2019. Reaksi pengguna terbelah, sebagian merasa dirugikan.