November Nanti Ridwan Kamil Belajar Sepak Bola di Barcelona

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Walikota Bandung, Ridwan Kamil. ANTARA/aacc2015/Widodo S. Jusuf

    Walikota Bandung, Ridwan Kamil. ANTARA/aacc2015/Widodo S. Jusuf

    TEMPO.CO, Bandung - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengatakan akan menghadiri undangan Wali Kota Barcelona, Spanyol, untuk belajar mengenai sistem persepakbolaan di sana. Ridwan Kamil diundang untuk belajar di salah satu sekolah sepak bola di Barcelona, La Masia.

    “Bulan November saya berangkat ke Barcelona, dan hasil belajar di sana akan saya bawa untuk anak-anak di Bandung,” kata Ridwan Kamil saat ditemui di Pendopo Wali Kota Bandung, Jalan Dalem Kaum, Bandung, Senin, 11 Mei 2015.

    Di sana, Ridwan Kamil akan meminta La Masia mengirimkan guru sepak bola untuk mengajarkan pesepak bola cilik di Bandung. Jika tak terkabul, Ridwan Kamil akan mengirimkan pesepak bola cilik asal Bandung untuk bersekolah di sana.

    Menurut Ridwan Kamil, La Masia memiliki kurikulum yang baik dalam mendidik pesepak bola cilik. Ridwan Kamil pun menilai postur tubuh anak Barcelona memiliki banyak kemiripan dengan pesepak bola cilik di Bandung.

    “La Masia ini hebat, orangnya mungil-mungil tapi jagoan. Artinya mereka punya kurikulum yang bagus,” ujar Ridwan Kamil. Hal tersebut, kata Ridwan Kamil, membuktikan atlet sepak bola tak selalu memerlukan tubuh yang besar. Emil meyakini hal ini dapat menunjang persepakbolaan di Indonesia semakin baik.

    Senin malam, Ridwan Kamil akan berdebat dengan para pemain Persib Bandung, Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), dan wartawan olahraga, untuk berbicara mengenai akar permasalahan PSSI.

    Ridwan Kamil menilai sistem pada PSSI tak berjalan dengan baik, sehingga membuat peluang masuknya para mafia sepak bola semakin besar. Ridwan Kamil pun menduga prestasi buruk yang diciptakan PSSI dipengaruhi oleh pengelolaan organisasi.

    PERSIANA GALIH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Upaya Pemerintah Mengolah Sampah Menjadi Bahan Baku PLTSa

    Pemerintah berupaya mengurangi persoalan sampah dengan cara mengolahnya menjadi energi penggerak PLTSa di duabelas kota di Indonesia.