Pejabat Sekretariat Kabinet Dilantik  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto memberikan keterangan di Kompleks Istana Merdeka, Jakarta, 15 Januari 2015. Andi mengatakan Presiden Joko Widodo berencana mengumumkan opsi yang akan diambil atas Budi Gunawan pada malam ini. Tempo/Aditia Noviansyah

    Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto memberikan keterangan di Kompleks Istana Merdeka, Jakarta, 15 Januari 2015. Andi mengatakan Presiden Joko Widodo berencana mengumumkan opsi yang akan diambil atas Budi Gunawan pada malam ini. Tempo/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto melantik sejumlah pejabat setingkat eselon I di kantornya. Pejabat baru itu dilantik berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 25 Tahun 2015 tentang Sekretariat Kabinet dan Keputusan Presiden RI Nomor 53/M Tahun 2015.

    Beberapa pejabat yang dilantik Andi adalah Bistok Simbolon, Wakil Sekertaris Kabinet; Ratih Nurdiati, Deputi Bidang Kemaritiman; Farid Utomo Deputi Bidang Administrasi; Fadlansyah Lubis, Deputi Bidang Politik Hukum dan Keamanan; Surat Indrijarso, Deputi Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan; dan Sipa, Deputi Dukungan Kerja Kabinet.

    Andi mengatakan semua deputi yang dilantiknya tetap memakai nomenklatur Sekretariat Kabinet yang lama. Hanya Deputi bidang Kemaritiman saja yang baru dibentuk. "Karena menyesuaikan dengan Kementerian Kemaritiman yang ada," kata Andi di kantornya, Senin, 11 Mei 2015. "Lainnya tetap sama sesuai dengan Perpres Tahun 2010."

    Dia berharap terisinya formasi baru, lembaganya bisa bekerja lebih baik untuk menunjang kerja menteri dalam Kabinet Kerja. Andi berpesan kepada Wakil Sekretaris Kabinet yang baru untuk bekerja lebih optimal. "Wakil Seskab lebih internal. Kerjanya mirip kesekretariatan jenderal. Dan membantu tugas lain terutama jika Seskab tidak berada di tempat," katanya.

    REZA ADITYA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia Memberangkatkan 529 Kloter pada Musim Haji 2019

    Pada musim haji 2019, Indonesia memberangkatkan 529 kelompok terbang, populer disebut kloter, yang akan dibagi dalam dua gelombang.