Megawati Tak Hadiri Kongres Demokrat. Apa Alasannya?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P), Megawati Soekarnoputri menyampaikan pidato politik secara berapi-api dan penuh emosi dalam penutupan Kongres IV PDI Perjuangan, di Hotel Inna Grand Bali Beach, Sanur, Denpasar, 11 April 2015. Dalam pidatonya Megawati menyatakan sikap politiknya secara tegas, semua kader PDIP yang berada di DPR, DPRD, Bupati, Wali Kota, Gubernur hingga Presiden adalah petugas partai dan jika tidak mau disebut petugas partai silahkan keluar. TEMPO/Imam Sukamto

    Ketua umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P), Megawati Soekarnoputri menyampaikan pidato politik secara berapi-api dan penuh emosi dalam penutupan Kongres IV PDI Perjuangan, di Hotel Inna Grand Bali Beach, Sanur, Denpasar, 11 April 2015. Dalam pidatonya Megawati menyatakan sikap politiknya secara tegas, semua kader PDIP yang berada di DPR, DPRD, Bupati, Wali Kota, Gubernur hingga Presiden adalah petugas partai dan jika tidak mau disebut petugas partai silahkan keluar. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Surabaya - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri diperkirakan tidak menghadiri undangan pembukaan Kongres Demokrat di Hotel Shangri-La Surabaya. “Beliau mengatakan sejak jadi ketum selalu sibuk,” ujar Ketua Harian Partai Demokrat Syariefuddin Hasan dalam konferensi pers di Hotel Shangrila Surabaya, Senin, 11 Mei 2015.

    Syarief mengatakan undangan sudah dikirimkan secara khusus ke Megawati oleh dia bersama Sekretaris Jenderal Edhie Baskoro Yudhoyono. Sebagai tamu, Syarief mengaku diterima secara langsung dengan baik oleh Megawati.

    Megawati bahkan mengapresiasi undangan tersebut dengan membicarakan berbagai macam partai politik di Indonesia. Hanya saja, Megawati berkata bahwa sejak menjadi ketua umum PDIP dia sangat sibuk. Bahkan, selama satu bulan agenda Megawati sudah penuh.

    “Saat ini beliau juga sibuk mempersiapkan peringatan Hari Pancasila,” ujarnya. Meski begitu, ujar Syarief, Megawati bakal mengirim utusan khusus dari PDIP untuk menghadiri undangan Kongres Demokrat.

    “Termasuk juga Pak Jokowi begitu. Kami sadar pasti Presiden sangat sibuk,” kata Syarief.

    Pria berkacamata itu juga mengatakan telah berbicara dengan Megawati tentang arah komunikasi antara PDIP dengan Demokrat. Syarief juga mengatakan bahwa komunikasi politik sementara ini berjalan lancar dan semakin intens ke depan.

    Sementara itu, Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono mengatakan bahwa Kongres Demokrat akan membahas sejumlah agenda partai. Syarief juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh kader Demokrat yang telah berjuang dan banyak bekerja sama.

    Saat ditanya apakah Syarief bakal kembali mencalonkan diri sebagai Sekjen Demokrat? “Pasti banyak kekurangan kami. Saya berharap siapa pun sekjennya nanti adalah pengurus yang memiliki satu cita-cita,” ia menerangkan. Dia berharap Sekjen Demokrat mendatang bisa membuat partai bangkit. “Kami siap ditempatkan di mana pun,” ucap Syarief.

    AVIT HIDAYAT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bagi-bagi Jatah Menteri di Komposisi Kabinet Jokowi

    Partai koalisi pemerintah membahas komposisi kabinet Jokowi - Ma'ruf. Berikut gambaran komposisi kabinet berdasarkan partai pendukung pasangan itu.