Ruki Akui Tawarkan Jabatan Kosong di KPK ke TNI  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelaksana tugas pimpinan KPK, Taufiequrachman Ruki, di kantor KPK, Kuningan, Jakarta. TEMPO/Putra Raditia

    Pelaksana tugas pimpinan KPK, Taufiequrachman Ruki, di kantor KPK, Kuningan, Jakarta. TEMPO/Putra Raditia

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi menawarkan sejumlah jabatan kosong di lembaganya kepada TNI. Hal itu telah disampaikan kepada Panglima TNI Jenderal Moeldoko.

    Ketua sementara KPK Taufiequrrahman Ruki mengatakan dia memang menawari Moeldoko hal tersebut. "Bukan cuma posisi sekjen," kata dia kepada Tempo, Sabtu, 9 Mei 2015.

    Beberapa jabatan tersebut antara lain direktur penyelidikan, direktur penyidikan, direktur pengawasan internal, biro hukum, biro hubungan masyarakat dan deputi pencegahan. "Termasuk untuk mengisi jabatan pimpinan KPK."

    Ruki mengatakan prajurit yang bisa masuk KPK dalah orang yang memenuhi persyaratan perundangan dan kompetensi. Salah satunya tentu bukan prajurit aktif. "Tidak-lah (prajurit aktif). Nanti dibilang dwifungsi," ujarnya.

    Sebelumnya, Moeldoko menyampaikan dia telah menerima tawaran tersebut. Dia mengaku ditawari jabatan Sekjen KPK. Namun permintaan KPK itu tidak termasuk tawaran untuk prajurit TNI menjadi penyidik.

    NINIS CHAIRUNNISA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bagi-bagi Jatah Menteri di Komposisi Kabinet Jokowi

    Partai koalisi pemerintah membahas komposisi kabinet Jokowi - Ma'ruf. Berikut gambaran komposisi kabinet berdasarkan partai pendukung pasangan itu.