Hari Ini Risma Ikuti Fit And Proper Test Pilkada Surabaya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat berkunjung ke kantor redaksi Tempo di Palmerah Jakarta Selatan. TEMPO/Ngarto Februana

    Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat berkunjung ke kantor redaksi Tempo di Palmerah Jakarta Selatan. TEMPO/Ngarto Februana

    TEMPO.COSurabaya - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dijadwalkan mengikuti fit and proper test dan sekolah partai yang diagendakan oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Jawa Timur pada Sabtu, 9 Mei 2015. Uji kelayakan ini merupakan tindak lanjut partai setelah Risma mendaftarkan diri sebagai kandidat calon Wali Kota Surabaya dengan rekomendasi Dewan Pimpinan Pusat PDIP enam hari lalu.

    Wakil Ketua PDIP Jawa Timur Armuji mengatakan Risma dan wakilnya saat ini, Wisnu Sakti Buana, tercatat sebagai kandidat calon yang akan mengikuti seleksi hari ini. Wisnu sendiri, kata Armuji, masuk kandidat calon setelah diusung PDIP Surabaya beberapa waktu lalu.

    “Besok Risma dan sejumlah kepala daerah akan ikut fit and proper test di PDIP Jawa Timur,” tuturnya kepada wartawan di ruang kerjanya, DPRD Surabaya, Jumat, 8 Mei 2015. Selain Risma dan Wisnu, Bupati Banyuwangi Azwar Anas juga bakal ikut dalam fit and proper test.

    Bupati Lamongan M. Fadeli, Bupati Sumenep A. Busyro Karim, dan sejumlah wakil kepala daerah juga bakal diikutsertakan dalam uji kelayakan ini. PDIP Jawa Timur mentargetkan bisa memenangkan 16 dari 18 daerah yang melaksanakan pilkada serentak tahun ini.

    “Yang jadi prioritas utama PDIP Jawa Timur saat ini tiga kota, yaitu Surabaya, Blitar Kota, dan Ngawi,” ujarnya.

    Setelah selesai mengikuti fit and proper test, setiap kandidat juga bakal menjalani sekolah partai yang akan diselenggarakan di Bali atau Jawa Tengah. Selama dua minggu, para kandidat calon ini akan digembleng ideologi kepartaian.

    Menurut Armudji, pemberlakuan sekolah partai ini baru dilakukan pada pilkada tahun ini. Sasarannya terutama para kepala daerah yang belum menjadi kader PDIP. Setelah itu DPP PDIP bakal menentukan siapa yang layak untuk direkomendasikan menjadi calon kepala daerah yang diusung PDIP sesuai daerah masing-masing.

    “Kalau rekomendasi sudah turun, mereka wajib ber-KTA (Karta Tanda Anggota) PDIP,” ucapnya.

    AVIT HIDAYAT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Para Pencari Suaka Afganistan dan Data Sejak 2008

    Para pencari suaka Afganistan telantar di depan Kementerian BUMN di Jakarta pada Juli 2019. Sejak 2008, ada puluhan ribu pencari suaka di Indonesia.