Amankan Jokowi, Tiga Kapal Perang Siaga di Laut Halmahera  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • KRI Hiu 804 dan KRI Layang 805 melakukan sailing pass (parade kapal laut), saat peringatan Hari Armada TNI-AL di Markas Komando Armada Timur, Surabaya, (5/12). TEMPO/Fully Syafi

    KRI Hiu 804 dan KRI Layang 805 melakukan sailing pass (parade kapal laut), saat peringatan Hari Armada TNI-AL di Markas Komando Armada Timur, Surabaya, (5/12). TEMPO/Fully Syafi

    TEMPO.COTernate - Untuk mengamankan iringan rombongan Presiden Joko Widodo dari Ternate-Sofifi, Maluku Utara, tiga kapal perang milik TNI Angkatan Laut siaga di Laut Halmahera.

    Kolonel Agus Arif Fadila, Komandan Korem Maluku Utara, mengatakan tiga kapal perang disiagakan untuk pengamanan kunjungan Presiden Jokowi. Tiga kapal perang yang disiagakan adalah KRI Al Kura, KRI Hiu, dan KRI Kerapu. Ketiga kapal perang itu disiagakan sebagai langkah antisipasi terhadap gangguan keamanan saat aktivitas penyeberangan Presiden Jokowi dari Ternate menuju Sofifi.

    “Kami juga menyiagakan kekuatan laut yang dimiliki polisi. Dengan kata lain, pengamanan terhadap kunjungan Presiden Jokowi kami lakukan secara maksimal," kata Agus kepada Tempo, Jumat, 8 Mei 2015.

    Menurut Agus, untuk pengamanan kunjungan Presiden Jokowi di Maluku Utara, sedikitnya 6.000 anggota yang merupakan gabungan TNI dan polisi disiagakan di tiga wilayah di Maluku Utara. "Dan kami pastikan semua anggota dalam kondisi siap. Karenanya juga berharap masyarakat ikut berpartisipasi mengamankan kunjungan Presiden Jokowi di Maluku Utara," ujar Agus.

    Hal senada dikatakan Brigadir Jenderal Sobri Effendi Surya, Kapolda Maluku Utara. Menurut Sobri, dalam kunjungan Presiden Jokowi ini, polisi bahkan menyiagakan pasukan reaksi cepat anti-huru-hara. Langkah itu dilakukan untuk menjamin kenyamanan dan keamanan Presiden Jokowi.

    "Dan ini juga merupakan standar pengaman kunjungan kepala negara. Saya jamin kondisi keamanan di Maluku Utara stabil dan terjaga," tutur Sobri.

    BUDHY NURGIANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia Memberangkatkan 529 Kloter pada Musim Haji 2019

    Pada musim haji 2019, Indonesia memberangkatkan 529 kelompok terbang, populer disebut kloter, yang akan dibagi dalam dua gelombang.