Beda Bencana Pangalengan dengan Longsor Lain  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pesonil mengevakuasi jenazah seorang anak perempuan korban longsor di Pangalengan, Kabupaten Bandung, 7 Mei 2015. Tim BPBD dan tim SAR yang dibantu pihak kepolisian dan TNI masih berupaya mengevakuasi korban yang tertimbun. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    Sejumlah pesonil mengevakuasi jenazah seorang anak perempuan korban longsor di Pangalengan, Kabupaten Bandung, 7 Mei 2015. Tim BPBD dan tim SAR yang dibantu pihak kepolisian dan TNI masih berupaya mengevakuasi korban yang tertimbun. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    TEMPO.CO, Jakarta - Selama kurun waktu dua tahun terakhir, menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sudah terjadi 600 kali longsor di seluruh Indonesia. Longsor Pangalengan yang menimpa Dusun Cibitung pada Selasa, 5 Mei lalu, termasuk longsor yang dahsyat.

    "Ukuran longsorannya cukup besar, panjang 1.000 meter, lebar kira-kira 300 meter,” kata Kepala Bidang Mitigasi Bencana, Gempa Bumi, dan Gerakan Tanah, Pusat Vulkanologi Gede Suantika.

    Kemiringan tebing mencapai 70 derajat. Panjang lidah longsoran atau panjang longsoran mencapai satu kilometer dan membawa ketebalan tanah sekitar 20 meter, yang dihitung dari areal gelincir hingga permukaan. Dengan jarak 1.000 meter longsoran itu, longsor Pangalengan masuk katagori longsor besar yang pernah melanda Indonesia.

    Sampai dengan Rabu, 6 Mei sebanyak empat warga Dusun Cibitung ditemukan tewas dan enam lainnya masih hilang. Kepala Badan Geologi Surono menyebut longsor Pangalengan sejak 2 Mei 2015 sudah diperiksa Tim Gerakan Tanah, PVMBG, dan Badan Geologi. BPBD Kabupaten Bandung itu memberikan rekomendasi kepada BPBD agar melakukan evakuasi warga Dusun Cibitung.

    Berikut perbandingan longsor Pangalengan dengan longsor lainnya dalam satu dasawarsa:

    1. Desa Jemblungan, Banjarnegara
    13 Desember 2014
    Korban tewas: 50 tewas, 57 hilang
    Lidah longsoran: 1-2 km
    Luas longsoran: 17 hektar

    2. Ciwidey, Kabupaten Bandung
    22 Februari 2010
    Korban tewas: 33 orang
    Lidah longsoran: sekitar 1-2 km
    Luas longsoran: 5 hektar

    3. Cililin, Bandung
    25 Maret 2013
    Korban tewas: 14 orang
    Lidah longsoran: sekitar 500 meter
    Luas longsoran: 5 hektar

    4. Desa Sijeruk, Kabupaten Banjarnegara
    4 Januari 2006
    Korban tewas: 76 orang
    Lidah longsoran: sekitar 400-500 meter
    Luas longsoran: 10 hektar

    5. Karanganyar, Jawa Tengah
    26 Desember 2007
    Korban tewas: 62 orang
    Lidah longsoran: sekitar 200 meter

    EVAN | PDAT (dari berbagai sumber, diolah Tempo)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mereka yang Dianggap Layak Jadi Menteri, Tsamara Amany Disebut

    Nama-nama yang dianggap layak menjabat menteri kabinet Jokowi - Ma'ruf kuat beredar di internal partai pendukung pasangan itu. Tsamara Amany disebut.