Polisi Buru Satu Buron Diduga Pembunuh TNI di Aceh  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pembunuhan. (harryramdhani)

    Ilustrasi pembunuhan. (harryramdhani)

    TEMPO.CO, Jakarta - Satu buron berisial K, yang diduga sebagai pembunuh anggota TNI di Aceh Utara, belum berhasil ditangkap polisi. Aparat masih memfokuskan pencarian di sekitar kawasan Aceh Besar dan Banda Aceh, yang diperkirakan menjadi tempatnya bersembunyi.

    “Kami harapkan kepada masyarakat yang mengetahui keberadaannya (buron K) dapat melapor ke kantor polisi terdekat,” kata Humas Kepolisian Daerah (Polda) Aceh Ajun Komisaris Besar Teuku Saladin kepada Tempo, Rabu, 6 Mei 2015.

    Saladin menjelaskan, buronan tersebut berhasil lolos dalam penyergapan polisi pada Selasa dinihari, 5 Mei 2015, di kawasan Limpok, Darussalam, Aceh Besar. Sementara rekannya berinisial TB berhasil ditangkap.

    Mereka diduga sebagai kelompok bersenjata Din Minimi yang kerap melakukan tindakan kriminal di Aceh Utara dan Aceh Timur. Kelompok ini juga diduga eksekutor pembunuhan dua anggota TNI di Kecamatan Sawang Antara, Aceh Utara, pada 23 Maret lalu.

    Menurut Teuku Saladin, K diketahui sempat terkena tembakan dalam penyergapan polisi, karena ditemukan ceceran darah di sekitar lokasi penyergapan. Kepolisian juga telah mengimbau kepada seluruh puskesmas, apotek, maupun tempat praktek medis lainnya, jika mengetahui K yang datang berobat, agar melapor ke polisi.

    Selain itu Saladin menambahkan, Polda Aceh juga mengeluarkan imbauan kepada pimpinan kelompok bersenjata Din Minimi agar menyerahkan diri sebelum terlambat. “Sepandai-pandainya tupai melompat, sekali-kali jatuh juga,” katanya bertamsil.

    Dia menyakini suatu saat Din Minimi dan seluruh anggota akan tertangkap. “Percuma saja lari dan bersembunyi, ke empuong keurengkong (sarang kepiting pantai) kami cari,” kata Saladin.

    Sebelumnya Kapolda Aceh Irjen Husein Hamidi mengatakan sebagian anggota kelompok Din Minimi telah berhasil ditangkap, sebagian lagi masih diburu dan masuk daftar pencarian orang (DPO) polisi. ”Masih ada yang kita cari, semua sudah terindentifikasi,” ujarnya.

    ADI WARSIDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Instagram Uji Coba Menghilangan Fitur Likes agar Fokus ke Konten

    Instagram tengah lakukan uji coba penghapusan fitur likes di beberapa negara pada Juli 2019. Reaksi pengguna terbelah, sebagian merasa dirugikan.