3 Agenda Kunjungan Jokowi di Maluku Utara

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo memberikan sambutannya saat melepas Tim  Nusantara Sehat I di Istana Negara, Jakarta, 4 Mei 2015. TEMPO/Subekti

    Presiden Joko Widodo memberikan sambutannya saat melepas Tim Nusantara Sehat I di Istana Negara, Jakarta, 4 Mei 2015. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO , Ternate: Presiden Jokowi berencana melakukan tiga agenda kegiatan saat berkunjung di Maluku Utara, Jumat, 8 Mei 2015. Agenda yang akan dilakukan Jokowi merupakan agenda dalam rangkaian kunjungannya dari Maluku, Maluku Utara, Papua Barat, dan Papua.

    "Saat ini semua (persiapan) sudah matang. Kami hanya tinggal menunggu waktu kedatangan presiden," kata Gubernur Maluku Utara Abd Gani Kasuba kepada Tempo, Selasa, 5 April 2015.

    Di Maluku Utara, Jokowi akan meletakkan batu pertama pembangunan mesjid raya dan gereja Oikumene di Sofifi. Setelah itu, Jokowi salat Jumat berjamaah di Mesjid Raya Al Munawarah Ternate. Jokowi juga berencana melakukan tatap muka bersama unsur muspida dan pemerintah daerah di Maluku Utara.

    Gani mengatakan, segala kesiapan untuk menyambut Jokowi di Maluku Utara telah disiapkan dan dimatangkan Pemerintah Provinsi Maluku Utara sejak dua hari lalu. Bahkan, Pemerintah Provinsi sudah berkoordinasi dengan kepolisian dan TNI terkait teknis keamanan.

    Komandan Korem Babullah Ternate Kolonel TNI Agus Arif Fadilla mengatakan, kesiapan pengamanan dan penyambutan kedatangan Jokowi sudah 100 persen. Pihaknya bahkan sudah menyebarkan seluruh anggota di tempat kegiatan serta jalan yang akan dilalui presiden Jokowi.

    “Wartawan yang akan meliput pun harus mempunyai ID card yang dikeluarkan dari kami. Dan semua itu sudah siap. Jadi untuk kesiapan sudah selesai dimatangkan,” kata Agus.

    Menurut Agus, untuk pengamanan kunjungan presiden Jokowi di Maluku Utara sedikitnya 6 ribu anggota yang merupakan gabungan dari TNI dan polisi telah disiagakan. Beberapa titik yang diprediksi dapat mengganggu kelancaran kunjungan jokowi bahkan sudah disterilkan.

    “Kami jamin semua berjalan aman dan tertib. Semua kekuatan dengan standar maksimal sudah kami siagakan. Kami juga berharap masyarakat untuk dapat ikut berpartisipasi menjaga keamanan dan ketertiban,” ujar Agus.

    BUDHY NURGIANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Para Pencari Suaka Afganistan dan Data Sejak 2008

    Para pencari suaka Afganistan telantar di depan Kementerian BUMN di Jakarta pada Juli 2019. Sejak 2008, ada puluhan ribu pencari suaka di Indonesia.