Ibu dan Anak Jadi Korban Tewas Longsor Pangalengan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Awan hitam menggantung di titik longsor ruas jalan provinsi di Kecamatan Talegong, Garut, Jawa Barat, 18 Desember 2014. TEMPO/Prima Mulia

    Awan hitam menggantung di titik longsor ruas jalan provinsi di Kecamatan Talegong, Garut, Jawa Barat, 18 Desember 2014. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Bandung -Kepala Bidang Darurat dan Logistik Badan Penganggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, Hendrawan, mengatakan korban meninggal dunia akibat tanah longsor di Kampung Cibitung, Desa Margamukti, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, hingga pukul 22.00 berjumlah 4 orang.

    "Tiga korban meninggal salah satunya ibu dan anaknya. Namun jenazah mereka belum bisa diidentifikasi," ujar Hendrawan kepada Tempo, Selasa, 5 Mei 2015.

    Menurut dia, masih ada sekitar 14 warga yang diduga tertimbun longsoran. Sejumlah warga yang tertimbun tersebut merupakan penghuni 8 rumah yang tertimbun tanah. "Karena lokasinya luas, korban yang masih tertimbun diperkirakan menyebar. Jumlahnya diperkirakan akan bertambah," ujarnya.

    Ia mengatakan, saat ini tim BPBD dan tim SAR yang dibantu pihak kepolisian dan TNI masih berupaya mengevakuasi korban yang tertimbun. Adapun korban yang mengalami luka berat dilarikan ke Rumah Sakit Al-Ihsan Kabupaten Bandung.

    Menurut Hendrawan, tanah longsor terjadi sekitar pukul 15.00, saat sebagian warga kampung Cibitung masih melakukan aktivitasnya, seperti bertani dan memotong rumput. Ia mengatakan, longsor terjadi akibat hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut beberapa hari terakhir. "Jadi, kami luruskan, longsor bukan akibat pipa PT Geothermal Star Energy meledak. Tapi longsor yang mengakibatkan pipa meledak," ujar dia.

    Lokasi longsor tersebut sebagian merupakan kawasan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi milik PT Geothermal Star Energy. Hendrawan melanjutkan, BPBD Kabupaten Bandung sudah memperingatkan kepada penduduk soal adanya retakan di perbukitan akibat hujan deras pada empat hari sebelumnya. "Jadi, sebelumnya sudah ada retakan-retakan," ujar dia.

    IQBAL T. LAZUARDI S


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Minta Lion Air dan Citilink Turunkan Harga Tiket LCC

    Pemerintah telah memerintahkan dua maskapai penerbangan domestik, Lion Air dan Citilink, untuk menurunkan harga tiket pesawat berbiaya murah.