Penanganan Longsor Pengalengan Terkendala Cuaca

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi. zimbio.com

    Ilustrasi. zimbio.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Penelusuran dan penanganan bencana longsor di kampung Cibitung RW 15 Desa Margamukti, Pangalengan, Jawa Barat terkendala cuaca dan alat evakuasi.

    Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan hingga Selasa malam ini jumlah korban yang ditemukan belum bertambah yakni 1 orang meninggal dunia, 4 orang luka berat, dan 4 orang lagi alami luka ringan. "Korban yang sudah dievakuasi sudah dibawa ke rumah sakit," kata Sutopo pada Tempo, Selasa 5 Mei 2015.

    Sutopo mengatakan ada 14 warga yang tertimbun longsor namun proses evakuasi belum bisa dilakukan malam ini sepenuhnya. "Alat evakuasi dan penerangan harus diperhitungkan, saat ini kami hanya berfokus mencari di wilayah terdekat," kata Sutopo.

    Bencana terjadi pada Selasa 5 Mei 2015 pukul 14.00. Bencana tersebut menyebabkan 8 rumah longsor, dan baru bisa mengevakuasi seorang pria bernama Iran, 50 tahun yang didapati meninggal dunia. BNPB memperkirakan sejauh ini masih ada 14 orang yang tertimbun material longsor.

    Evakuasi korban masih dilakukan oleh tim gabungan dari BPBD Kabupaten Bandung, BPBD Jawa Barat, Basarnas, TNI, Polri, relawan, masyarakat dan OPD terkait lainnya di Kabupaten Bandung. Tim Reaksi Cepat BNPB memberikan pendampingan dalam penanganan darurat. Disediakan dua alat berat yang telah dikerahkan untuk mencari korban yang difokuskan pada 8 rumah yang tertimbun tanah.

    AISHA SHAIDRA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.