Bareskrim Polri Periksa Lulung 11 Jam  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Abraham Lunggana atau biasa dikenal dengan panggilan Haji Lulung. TEMPO/Seto Wardhana

    Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Abraham Lunggana atau biasa dikenal dengan panggilan Haji Lulung. TEMPO/Seto Wardhana

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Reserse Kriminal Polri memeriksa Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat DKI Jakarta Abraham Lunggana alias Lulung selama sebelas jam. Lulung menolak menjawab mengenai isi pemeriksaannya.

    "Saya mendukung kepolisian untuk mengungkap masalah ini," kata dia di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin, 4 Mei 2015. "Yang saya tahu, saya jelaskan. Yang tidak tahu, tentu tidak saya jelaskan."

    Lulung enggan menjelaskan isi pemeriksaannya. Politikus Partai Persatuan Pembangunan itu mengaku siap diminta keterangan pada pemeriksaan berikutnya. "Besok saya akan lebih konsen kepada waktu-waktu saya. Bilamana diperlukan, saya akan hadir untuk dimintai keterangan," ujarnya.

    Lulung pun meringsek kerumunan wartawan dan mengabaikan berbagai pertanyaan. Wartawan yang kecewa dengan sikap Lulung yang hemat bicara, lantas melemparkan pertanyaan nyeleneh. "Siap ditahan, Pak?" tanya salah satu wartawan. "Bapak lo aja ditahan!" kata Lulung ketus.

    Lulung tiba di Bareskrim pukul 10.00 WIB dan keluar dari ruangan penyidik pukul 21.00 WIB. Dia diperiksa sebagai saksi pengadaan UPS dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2014. Pada pemeriksaan perdananya, Bareskrim memeriksanya selama sembilan jam.

    Bareskrim telah menetapkan dua tersangka atas kasus tersebut. Di antaranya Alex Usman, pejabat pembuat komitmen pengadaan UPS di Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Barat; dan Zaenal Soleman, pejabat pembuat komitmen proyek itu di Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Pusat. Kerugian negara akibat korupsi pengadaan UPS ini mencapai Rp 50 miliar.

    DEWI SUCI RAHAYU


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bagi-bagi Jatah Menteri di Komposisi Kabinet Jokowi

    Partai koalisi pemerintah membahas komposisi kabinet Jokowi - Ma'ruf. Berikut gambaran komposisi kabinet berdasarkan partai pendukung pasangan itu.