Ujian Nasional SMP di Temanggung Diduga Bocor  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas mengangkut soal Ujian Nasional (UN) SMP yang akan di distribusikan di Bogor, Jawa Barat, 30 April 2015. Ujian Nasional SMP dikuti oleh 15.734 siswa yang terbagi di 118 sekolah. Bogor belum siap melakukan UNl Online karena infrastruktur dan siswa belum siap. Lazyra Amadea Hidayat

    Petugas mengangkut soal Ujian Nasional (UN) SMP yang akan di distribusikan di Bogor, Jawa Barat, 30 April 2015. Ujian Nasional SMP dikuti oleh 15.734 siswa yang terbagi di 118 sekolah. Bogor belum siap melakukan UNl Online karena infrastruktur dan siswa belum siap. Lazyra Amadea Hidayat

    TEMPO.COJakarta - Dugaan soal ujian bocor yang beredar lewat Internet diketahui terjadi di Kabupaten Temangung, Jawa Tengah. Soal yang diduga untuk materi ujian itu diketahui disebarkan dalam sebuah blog http://pak-anang.blogspot.com/. Pada blog itu berisi bocoran soal mata pelajaran bahasa Indonesia, matematika, bahasa Inggris, dan IPA.

    “Itu kami ketahui sejak sebelum ujian nasional dimulai, sejak Rabu pekan lalu,” kata Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Temanggung, Ujiono, saat dihubungi, Senin, 4 Mei 2015.

    Ujiono menyatakan tak tahu apakah soal yang telah disebarkan itu benar atau sama dengan soal yang dikerjakan siswa sekolah menengah pertama yang saat ini telah melaksanakan ujian nasional. ”Saya belum mengecek apakah sama atau tidak,” Ujiono menambahkan.

    Ia menyatakan soal ujian nasional hanya diketahui peserta didik karena sudah disegel saat keluar distribusi. Sedangkan soal yang dikerjakan langsung disimpan petugas sehingga tak sempat dicocokkan kebenarannya dengan soal ujian yang sebelumnya bocor itu.

    Hasil penelusuran Tempo, soal ujian dalam sebuah blog http://pak-anang.blogspot.com/ itu menyediakan kunci jawaban yang dapat diperoleh dengan cara mengunduh kumpulan bocoran soal UN. Admin blog itu berharap pengunjung menyalurkan donasi pulsa lewat nomor rekening yang dicantumkan.

    Namun Ujiono kurang percaya dengan adanya soal ujian yang bocor lewat dunia maya itu. Menurut dia, pendistribusian soal selalu dilakukan dengan pengamanan ketat. “Pendistribusian saja kita lakukan dengan pengawalan kepolisian. Lalu polisi juga sampai mengantar ke subrayon,” ujar Ujiono.

    Seandainya soal tersebut benar bocor di dunia maya, Ujiono menilai itu merupakan permasalahan nasional. Bisa jadi ada pihak yang sengaja membocorkannya untuk kepentingan pribadi. Ujiono berharap pemerintah pusat segera menindaklanjuti dugaan kebocoran soal UN tersebut. Di Kabupaten Temanggung sendiri sudah sering disampaikan imbauan agar peserta ujian nasional tidak mempercayai bocoran tersebut.

    EDI FAISOL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gerhana Bulan Parsial Umbra Terakhir 2019

    Pada Rabu dini hari, 17 Juli 2019, bakal terjadi gerhana bulan sebagian. Peristiwa itu akan menjadi gerhana umbra jadi yang terakhir di tahun 2019.