Lima Siswa Tahanan di Kupang Ikut UN

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang siswa sekolah Menengah Pertama (SMP) sedang mengikuti Ujian Nasional di lembaga pemasyarakatan. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Seorang siswa sekolah Menengah Pertama (SMP) sedang mengikuti Ujian Nasional di lembaga pemasyarakatan. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Kupang - Sebanyak lima siswa sekolah menengah pertama (SMP) di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang menghuni Lembaga Pemasyarakatan Anak Kupang mengikuti ujian nasional di SMP Negeri 11 Kupang. Kelimanya terlibat kasus asusila.

    "Ada lima orang dari LP ini yang mengikuti UN," kata Kepala Seksi Sembinaan LP Anak Kupang Abusalim kepada Tempo, Senin, 4 Mei 2015.

    Lima siswa yang terlibat kasus asusila tersebut yakni Adrian Purwandy, yang dihukum 5 tahun penjara; Bambang Lagadoni (6 tahun); Jemi Bauki (4 tahun); Esron Nenoliu (7 tahun); dan Julio Kasa (1 tahun 6 bulan).

    Menurut dia, kelima siswa itu dititipkan ke SMPN 11 Kupang untuk mengikuti ujian nasional. Selama pelaksanaan UN, mereka mendapat pengawalan dari petugas LP Anak Kupang. "Mereka dikawal hingga selesai mengikuti UN," katanya.

    "Selama ini, mereka belajar secara reguler di LP Kupang," katanya.

    Di NTT, sebanyak 95.682 siswa sekolah menengah pertama yang tersebar di 1.445 sekolah hari ini mengikuti UN yang akan digelar hingga Kamis, 7 Mei 2015.

    YOHANES SEO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gerhana Bulan Parsial Umbra Terakhir 2019

    Pada Rabu dini hari, 17 Juli 2019, bakal terjadi gerhana bulan sebagian. Peristiwa itu akan menjadi gerhana umbra jadi yang terakhir di tahun 2019.