Besok TNI Pulangkan WNI Korban Gempa Nepal  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim bantuan kemanusiaan Indonesia bersiap diberangkatkan ke Nepal di base ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, 29 April 2015. Tim membawa bantuan berupa bahan makanan, obat-obatan, tenaga medis, dan tenda lapangan untuk masyarakat Nepal yang terkena musibah gempa bumi. ANTARA/Rosa Panggabean

    Tim bantuan kemanusiaan Indonesia bersiap diberangkatkan ke Nepal di base ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, 29 April 2015. Tim membawa bantuan berupa bahan makanan, obat-obatan, tenaga medis, dan tenda lapangan untuk masyarakat Nepal yang terkena musibah gempa bumi. ANTARA/Rosa Panggabean

    TEMPO.COJakarta - Panglima TNI Jenderal Moeldoko mengatakan evakuasi warga negara Indonesia di Nepal berjalan lancar. Prajurit TNI sudah mendata warga Indonesia yang berada di Nepal pasca-gempa bumi.

    "Sebagian besar WNI sudah dikumpulkan di suatu tempat di Nepal," kata Moeldoko kepada wartawan di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta, Senin, 4 Mei 2015.

    Sesuai dengan rencana, tim TNI akan memulangkan sejumlah warga Indonesia dari Nepal besok. Pemulangan tersebut akan menggunakan dua pesawat milik TNI yang sudah siap di Nepal. "Pesawat Hercules dan Boeing TNI AU saya kira cukup untuk evakuasi," kata Moeldoko.

    Sayangnya, Moeldoko mencatat, masih ada tiga atau lima WNI yang belum bisa dideteksi keberadaannya oleh tim TNI. Menurut informasi, warga Indonesia itu masih hidup dan meninggalkan hotel yang mereka tinggali karena bangunan itu hancur akibat gempa.

    "Ada dokter dari Indonesia yang sigap memeriksa setiap kantong jenazah. Mereka akan mengidentifikasi apakah ada warga Indonesia yang menjadi korban," kata Moeldoko.

    Sebelumnya, bantuan makanan cepat saji atau ransum dari TNI seberat 1,6 ton sudah tiba di Bandar Udara Tribhuvan, Kathmandu, Nepal, pada Kamis, 30 April 2015. Bantuan tersebut dikirim untuk membantu korban gempa bumi 7,9 skala Richter yang mengguncang Nepal pada Sabtu, 25 April 2015.

    Setibanya di Kathmandu, TNI langsung menyerahkan bantuan tersebut secara simbolis kepada perwakilan militer Nepal. Pesawat Boeing TNI juga membawa sekitar 7 ton bantuan yang berasal dari pemerintah Indonesia. 

    Selain membawa bantuan, pesawat itu mengangkut 69 personel Tim Kemanusiaan dan Evakuasi yang terdiri atas elemen Palang Merah Indonesia, Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Luar Negeri. Duta Besar Indonesia untuk Bangladesh dan Nepal, Iwan Winata Atmaja, hadir dalam penyerahan bantuan makanan tersebut.

    INDRA WIJAYA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia Memberangkatkan 529 Kloter pada Musim Haji 2019

    Pada musim haji 2019, Indonesia memberangkatkan 529 kelompok terbang, populer disebut kloter, yang akan dibagi dalam dua gelombang.