Pencemaran Nama Baik, Adnan Buyung Tuntut Media Online

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengacara, Adnan Buyung Nasution di Lembaga Pemasyarakatan Cipinang, Jakarta, 25 November 2011. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Pengacara, Adnan Buyung Nasution di Lembaga Pemasyarakatan Cipinang, Jakarta, 25 November 2011. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - -Keluarga pengacara kondang, Adnan Buyung Nasution akan melakukan tindakan hukum terhadap salah satu media online yang telah melakukan pencemaran nama baik. "Kami akan melakukan tindakan hukum ke Okezone karena sudah melakukan pencemaran nama baik terhadap keluarga kami," ujar putri Adnan, Pia Akbar Nasution kepada Tempo, Ahad, 3 Mei 2015.

    Menurut Pia, media yang ia sebut telah melakukan pemberitaan dengan mengaitkan sosok tak dikenal yang terlibat kasus transaksi sabu-sabu sebagai anggota keluarganya. "Siapa itu namanya saja kami enggak kenal. Memang kakak saya namanya juga Maully, tapi itu Mauly siapa?" Kata Pia. (Baca: Adnan Buyung Minta KPK Dibubarkan Saja)

    Sebelumnya, dalam pemberitaan di media online tersebut disebutkan Satuan Reserse Kriminal Polres Tapanuli Selatan mengamankan seorang pria bernama Ardan Mauly Putra Nasution berusia 41 tahun, yang juga warga Kecamatan Barumun Tengah, Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara, saat melakukan transaksi sabu-sabu. Dalam berita tersebut dikatakan kalau Ardan adalah anak Adnan Buyung Nasution.

    "Kakak saya satu orang sudah meninggal (Iken BR. Nasution) mungkin media tahu itu, sedangkan saudara yang lain semuanya ada di Jakarta. Kami malah baru makan malam bareng di rumah bapak," ujar Pia. (Baca: Dosa-dosa Adnan Buyung Menurut Andi Arief)

    Dua saudara laki-lakinya yaitu Maully Donggur Rinanda Nasution dan
    Rasyid Perkasa Alam Nasution, menurut Pia tak ada yang tinggal di luar Ibu Kota. "Semuanya tinggal di Jakarta dan enggak ada yang terlibat obat-obatan," ucap Pia lagi.

    AISHA SHAIDRA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gerhana Bulan Parsial Umbra Terakhir 2019

    Pada Rabu dini hari, 17 Juli 2019, bakal terjadi gerhana bulan sebagian. Peristiwa itu akan menjadi gerhana umbra jadi yang terakhir di tahun 2019.