Menteri Anies Bikin Prosedur Cegah Kebocoran UN SMP  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Kebudayaan, Pendidikan Dasar dan Menengah, Anies Baswedan menyalami sejumlah anak saat bekunjung ke Kampung Matematika, di Desa Laladon, Kecamatan Ciomas, Bogor, Jawa Barat, 11 April 2015. Anies bersama staf dari Kementerian Pendidikan menyambangi lima rumah warga yang diperuntukkan bagi kegiatan belajar mengajar para peserta didik yang didominasi oleh anak-anak sekolah dasar. TEMPO/Lazyra Amadea Hidayat

    Menteri Kebudayaan, Pendidikan Dasar dan Menengah, Anies Baswedan menyalami sejumlah anak saat bekunjung ke Kampung Matematika, di Desa Laladon, Kecamatan Ciomas, Bogor, Jawa Barat, 11 April 2015. Anies bersama staf dari Kementerian Pendidikan menyambangi lima rumah warga yang diperuntukkan bagi kegiatan belajar mengajar para peserta didik yang didominasi oleh anak-anak sekolah dasar. TEMPO/Lazyra Amadea Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan mengatakan siap melaksanakan ujian nasional untuk SMP dan sederajat. "Persiapan dan rencananya sudah siap semua," katanya seusai menjadi inspektur upacara Hari Pendidikan Nasional di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Sabtu, 2 Mei 2015.

    Anies mengatakan percetakan soal ujian sudah selesai dan distribusi soal pun sudah mulai dilaksanakan beberapa pekan lalu. Menurutnya, distribusi soal ke daerah terpencil Indonesia, khususnya yang menggunakan kapal laut, sudah mulai dilakukan. "Justru naskah untuk kota besar dan Pulau Jawa, pengirimannya baru dilakukan 2-3 hari sebelum ujian," katanya.

    Mantan Rektor Universitas Paramadina ini pun mengaku sudah mempersiapkan berbagai prosedur yang dapat menghindari kebocoran soal seperti yang sempat terjadi pada ujian nasional tingkat SMA.

    Semua prosedur itu harus dilaksanakan dengan disiplin. "Kalau ada yang berkhianat, ancamannya jelas: kami akan proses hukum," katanya.

    Anies mengatakan, yang paling penting untuk menghindari terjadinya kebocoran adalah dengan disiplin. "Mau sehebat apa pun sistem dan prosedurnya, kalau ada yang berkhianat tetap akan bocor," katanya.

    Ia pun tidak segan-segan memproses hukum siapa pun yang berani melakukan pengkhianatan itu. "Ancamannya jelas dan berlaku bagi semua, baik percetakan atau petugasnya," kata Anies.

    Ujian nasional tingkat SMP akan dimulai 4 Mei 2015 mendatang. Anies berharap kebocoran soal atau kecurangan lain tidak terjadi pada ujian tingkat sekolah menengah pertama itu.

    Ujian Nasional SMA 2015 sempat diwarnai kecurangan. Ada 30 paket dari 11.730 soal yang bocor di dunia maya melalui Google Drive.

    MITRA TARIGAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bagi-bagi Jatah Menteri di Komposisi Kabinet Jokowi

    Partai koalisi pemerintah membahas komposisi kabinet Jokowi - Ma'ruf. Berikut gambaran komposisi kabinet berdasarkan partai pendukung pasangan itu.