Baku Tembak di Puncak Jaya, Satu Milisi OPM Tewas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasukan OPM Pimpinan Goliath Tabuni. WPNLA

    Pasukan OPM Pimpinan Goliath Tabuni. WPNLA

    TEMPO.CO, Jayapura - Kepala Penerangan Kodam XVII Cenderawasih, Letkol Inf Teguh Pudji Rahardjo membenarkan adanya baku tembak antara beberapa anggota Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Daerah Rawan (Pamrawan) Yonif 303/Rider dengan anggota Tentara Pembebasan Nasional-Organisasi Papua Merdeka (TPN-OPM) di Pintu Angin, Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, pada Jumat, 1 Mei 2015. 

    "Dalam baku tembak ini, satu anggota TPN-OPM terkena tembakan. Anggota TPN-OPM yang terkena tembakan ini diperkirakan dari kelompok pimpinan Tengah Wonda yang selama ini beroperasi di daerah itu. Yang kena tembak ini dipastikan meninggal. Selain itu, kami juga dapatkan satu pucuk pistol jenis FN,” kata Teguh, Jumat, 1 Mei 2015.

    Menurut Teguh, kelompok ini kemungkinannya akan menyerang Pos TNI yang ada di sekitar wilayah itu. “Kami memang sebelumnya sudah dapat kabar jika mereka akan melakukan aksi. Kami sedang siap siaga di pos, mereka datang, ya kami sambut. Kelompok yang melakukan penembakan dengan pasukan kami, belum diketahui jumlahnya ada berapa orang,” jelasnya.

    Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua Kombes Polisi Patrige Renwarin menyebutkan, sekitar pukul 06.15 WIT, Jumat, 1 Mei 2015 Ton Taipur Kostrad (Banteng 4) dengan jumlah 27 personil telah terlibat kontak senjata di daerah Yambi, Puncak Jaya. Dalam kontak itu telah didapat satu pucuk senjata. "Kejadian baku tembak ini masih dalam penyelidikan," katanya, Jumat, 1 Mei 2015. 

    Menjelang peringatan kembalinya Papua ke NKRI pada yang diperingati 1 Mei, aparat keamanan meningkatkan kesiagaan, terutama dengan adanya isu penyerangan pos-pos keamanan dan demo dari kelompok pro Papua merdeka. 

    Teguh mengemukakan, dalam rangka peringatan masuknya Papua ke NKRI pada 1 Mei Kodam bersiaga di seluruh Papua, khususnya di sepanjang wilayah perbatasan RI-PNG yang ditempati Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) dan wilayah tertentu di pedalaman Papua, seperti di Kabupaten Puncak Jaya dan lainnya.

    “Memang ada issu penyerangan dari pihak kelompok sipil bersenjata, tetapi sudah menjadi tugas TNI selalu siaga,” jelasnya.

    CUNDING LEVI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ponsel Tanpa IMEI Terdaftar Mulai Diblokir pada 17 Agustus 2019

    Pemerintah akan memblokir telepon seluler tanpa IMEI terdaftar mulai 17 Agustus 2019 untuk membendung peredaran ponsel ilegal di pasar gelap.