Aksi Buruh di Istana, Kawasan Pulogadung Lengang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Serikat Buruh Transportasi Pelabuhan Indonesia (SBTPI), memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) di depan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, 1 May 2015. TEMPO/Subekti

    Serikat Buruh Transportasi Pelabuhan Indonesia (SBTPI), memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) di depan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, 1 May 2015. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Kawasan Industri Pulogadung, Jakarta Timur, terlihat lengang pada perayaan Hari Buruh, 1 Mei. Buruh yang berjumlah sekitar 3.000 orang sudah bergerak menuju Istana Negara dan Bundaran Hotel Indonesia.

    Kepala Kepolisian Sektor Cakung, Komisaris Lilik Iriyanto, mengatakan ribuan buruh itu sudah meninggalkan Kawasan Industri sejak pukul 09.00 pagi. "Kebanyakan pakai kendaraan roda dua," kata dia kepada Tempo di Cakung, Jumat, 1 Mei 2015.

    Kelengangan Kawasan Industri tampak pada tutupnya semua pabrik. Cuma terlihat petugas keamanan pabrik yang berjaga di depam gerbang. Lalu lalang kendaraan dan truk juga cuma melintas sesekali saja.

    Nuansa Hari Buruh di Kawasan Industri hanya terasa dari banyaknya spanduk yang diikat di pagar pabrik. Ada yang bertuliskan "Selamat Hari Buruh". Ada juga yang bertuliskan tuntutan buruh pada pemodal. Pada beberapa pabrik, panji-panji serikat pekerja juga diikat di pagar pabrik.

    Menurut Lilik, kepolisian tetap menyiagakan 600 personel hingga pukul 18.00 WIB di Kawasan Industri. Langkah itu untuk mengantisipasi rombongan buruh yang pulang seusai menggelar aksi. "Polisi juga bantu amankan pabrik yang tutup dengan patroli berjalan," Lilik menjelaskan.

    RAYMUNDUS RIKANG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ponsel Tanpa IMEI Terdaftar Mulai Diblokir pada 17 Agustus 2019

    Pemerintah akan memblokir telepon seluler tanpa IMEI terdaftar mulai 17 Agustus 2019 untuk membendung peredaran ponsel ilegal di pasar gelap.