Selasa, 20 November 2018

Teror Bom di Batik Air Via SMS, Ini Bunyinya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat baru milik maskapai Batik Air diluncurkan di Bandara Seokarno Hatta, Tangerang, Banten, 21 November 2014. Batik air membeli 3 pesawat baru jenis Airbus A320 yang berkapasitas 144 kursi kelas ekonomi dan 12 kursi kelas bisnis. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    Pesawat baru milik maskapai Batik Air diluncurkan di Bandara Seokarno Hatta, Tangerang, Banten, 21 November 2014. Batik air membeli 3 pesawat baru jenis Airbus A320 yang berkapasitas 144 kursi kelas ekonomi dan 12 kursi kelas bisnis. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Teror bom Batik Air itu ternyata dikirim melalui pesan pendek yang diterima staf Batik Air di Ambon. Tak ada nama dalam pesan pendek yang dikirimkan itu, kecuali nomor telepon dari orang yang tidak dikenal. Pesan itu kemudian diteruskan melalui menara ATC di Ambon.

    Manager Batik Air Ambon Ramly Makawimbang menuturkan, pesan diterima seorang staf bernama Linda dari nomor ponsel 085211686682 pukul 07.08 WIT. Pesan singkat itu bunyinya: "ada bom siap meledak di batik air tgl 17 pagi Amq Jkt". Pesan dengan nomor serupa juga diterima staf Batik Air di Ambon yang bernama Yanti pukul 08.12 WIT.

    Sementara pesawat Batik Air dengan nomor penerbangan ID 6171 yang mengangkut 131 penumpang plus awak lepas landas dari Bandara Internasional Pattimura, Ambon, menuju Jakarta pada Jumat pagi, pukul 06.40 WIT. Setelah menerima laporan dari staf perusahaan mengontak otoritas bandara Internasional Pattimura, Ambon, dan Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar.

    Pesawat Batik Air ID 6171, menurut dia, diarahkan untuk mendarat darurat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, dan para penumpang akan dibawa ke ruangan karantina untuk pemeriksaan.

    "Kami tidak mau mengambil risiko ancaman tersebut sehingga tindakan mengamankan penumpang diprioritaskan sambil personel Gegana Polda Sulsel mengintensifkan pelacakan di pesawat," kata Ramly, Jumat, 17 April 2015. Dia juga telah melaporkan pesan ancaman ke Batik Air itu ke Kepolisian Sektor Bandara Internasional Pattimura, Ambon.

    ANTARA | AW


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Sisi Gelap Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman

    Kasus pembunuhan Jamal Khasoggi yang diduga dilakukan oleh Kerajaan Arab Saudi membuat dunia menyorot empat sisi gelap Mohammed bin Salman.