Selasa, 23 Oktober 2018

Puji Puan, Luhut: Dia Tahu Persis Peran Kakeknya di KAA  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Panjaitan. TEMPO/Dhemas Reviyanto Atmodjo

    Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Panjaitan. TEMPO/Dhemas Reviyanto Atmodjo

    TEMPO.COJakarta - Kepala Staf Presiden Luhut Binsar Panjaitan memuji Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani. Menurut Luhut, Puan banyak memberikan masukan soal pelaksanaan Konferensi Asia-Afrika 2015 yang digelar di Jakarta dan Bandung pada 19-24 April mendatang.

    "Ibu Puan banyak memberi masukan soal spirit KAA tahun 1955. Seperti bagaimana founding father kita mampu mengumpulkan 29 kepala negara. Padahal teknologi informasi pada saat itu masih sangat minim," ujar Luhut di kompleks Sekretariat Negara, Rabu, 15 April 2015.

    Sebagai cucu Sukarno, Puan tahu persis bagaimana sejarah KAA pada masa pemerintahan kakeknya itu. Untuk itu, anak Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri ini banyak memberikan masukan. "Besok (Kamis, 16 April 2015) juga rencananya Ibu Puan ikut Presiden Joko Widodo menghadiri geladi resik di Bandung bersama panitia," ucap Luhut.

    Menurut Luhut, KAA 2015 juga bertujuan menggalang kerja sama antara negara-negara bagian selatan. "Kami ingin mengkongkretkan kerja sama negara selatan-selatan," kata Luhut, yang menjadi penanggung jawab Panitia 60 Tahun KAA itu.

    Luhut akan ke Bandung untuk mengecek persiapan acara itu, mulai bandara, hotel, hingga masjid yang akan digunakan delegasi KAA. Menurut jadwal, Presiden Jokowi sudah akan berada di Bandung pada 23 April mendatang untuk menyambut para delegasi. Acara di Bandung berlangsung pada 24 April 2015.

    Adapun geladi bersih di Jakarta akan dilaksanakan pada 18 April 2015, yang menurut Luhut sudah siap 95 persen. "Hanya tinggal urusan teknis." Soal pengamanan, TNI dan Polri menyiapkan 26 ribu personel gabungan, 9.000 di antaranya berasal dari Kepolisian RI. Jumlah tersebut belum termasuk pasukan cadangan. 

    Luhut mengatakan 70 negara sudah mengkonfirmasi kehadiran delegasinya. Tiga puluh di antaranya kepala negara. Sebanyak 109 negara direncanakan menghadiri konferensi tingkat tinggi tersebut. Negara dari kawasan Asia berjumlah 55, sedangkan dari Afrika 54 negara. 

    TIKA PRIMANDARI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Laporan Sementara Dampak Gempa Palu per 20 Oktober 2018

    Laporan sementara dampak Gempa Palu per daerah tingkat II pasca gempa dan tsunami Sulawesi tengah di lima sektor sampai 20 Oktober 2018.