Dihukum Percobaan, Florence 'Penghina Yogya' Ngamuk  

Reporter

Ekspresi Florence Sihombing saat menunggu dimulainya sidang perdana kasus penghinaan melalui sosial media di Pengadilan Negeri Yogyakarta, 12 November 2014. TEMPO/Suryo Wibowo.

TEMPO.CO, Yogyakarta - Hakim Pengadilan Negeri Yogyakarta hanya memvonis penghina Yogyakarta, Florence Sihombing, dengan hukuman percobaan, Selasa, 31 Maret 2015. Florence, mahasiswa S-2 kenotariatan Universitas Gadjah Mada, tidak harus menjalani hukuman penjara.

"Menjatuhkan hukuman dua bulan dan denda Rp 10 juta dengan masa percobaan selama enam bulan," kata ketua majelis hakim, Bambang Sunanto, di Pengadilan Negeri Yogyakarta, Selasa, 31 Maret 2015.

Jika selama enam bulan melakukan tindak pidana, Florence harus menjalani hukuman penjara. Denda Rp 10 juta harus dibayar, jika tidak, maka Florence harus dihukum selama satu bulan penjara.

Tidak terima dihukum percobaan, seusai sidang, Florence terlihat berdebat dengan bapaknya. Florence menangis lalu berlari ke arah halaman kantor pengadilan. Florence juga menendang sebuah cone, alat peraga lalu lintas, di depan kantor pengadilan.

Bapak Florence mengejar anaknya menuju halaman belakang kantor pengadilan. Saat para jurnalis ingin mengkonfirmasikan putusan itu, Florence justru melarang dan mengusir para juru warta itu.

Hakim menyatakan Florence terbukti bersalah melanggar Pasal 27 ayat 3 juncto Pasal 45 ayat 1 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik. Akun Florence di Path jelas mengandung penghinaan dan membuat keresahan umum. Terutama warga Yogyakarta.

Saat menuju ke parkiran sepeda motor, Florence masih tampak menangis. Dengan sepeda motor skuter warna krem, Florence lalu diboncengkan oleh teman lelakinya.

Bapak Florence meminta anaknya untuk menerima putusan hakim itu. Tetapi Florence tidak terima dan akan mengajukan upaya banding. Bahkan Florence berujar "jangan anggap aku anak" kepada bapaknya itu.

Menurut hakim, hal yang memberatkan, Florence melakukan tindakan yang menimbulkan keresahan dan polemik di masyarakat. Hal yang meringankan, Florence tak pernah dihukum, kooperatif, masih kuliah, dan sudah meminta maaf kepada masyarakat dan Sri Sultan Hamengkubuwono X, Raja Yogyakarta.

Putusan ini lebih ringan dari tuntutan jaksa sebelumnya. Sebelumnya jaksa menuntut pidana enam bulan penjara dengan masa percobaan satu tahun dan denda Rp 10 juta. Jaksa Sarwoto masih pikir-pikir untuk mengajukan banding. Sebab, vonis lebih ringan dari tuntutannya. "Masih pikir-pikir," katanya.

MUH. SYAIFULLAH






Tren Nikah di KUA, Berikut Deretan Pasangan yang Memilih Akad Nikah di KUA

14 jam lalu

Tren Nikah di KUA, Berikut Deretan Pasangan yang Memilih Akad Nikah di KUA

Nikah di KUA menjad pilihan beberapa pasangan untuk mengikat janji suci. Berikut ini alasan mereka.


Popularitas Anies Baswedan di Medsos Lebih Besar Dibanding Ganjar, RK, Khofifah

20 jam lalu

Popularitas Anies Baswedan di Medsos Lebih Besar Dibanding Ganjar, RK, Khofifah

Jika dipersentasekan, perbincangan terhadap Anies Baswedan sebesar 44,9 persen.


Inilah 30 Link Twibbon Harlah 1 Abad NU dan Cara Menggunakannya

1 hari lalu

Inilah 30 Link Twibbon Harlah 1 Abad NU dan Cara Menggunakannya

Ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk memeriahkan acara puncak Harlah 1 Abad NU. Salah satunya dengan mengunggah twibbon bertema Harlah 1 Abad NU.


Viral Perawat di Palembang Diduga Lakukan Malpraktik terhadap Bayi, Apa Hukumannya?

2 hari lalu

Viral Perawat di Palembang Diduga Lakukan Malpraktik terhadap Bayi, Apa Hukumannya?

Kasus perawat potong jari bayi di RS Muhammadiyah Pelmbang menggegerkan. Perbuatannya diduga malpraktik, apakah itu?


Mengenal Apa Itu Hikaku Sitatter dan Cara Menggunakannya

3 hari lalu

Mengenal Apa Itu Hikaku Sitatter dan Cara Menggunakannya

Situs Hikaku Sitatter memungkinkan seseorang untuk membandingkan tinggi badannya dengan orang lain tanpa perlu bertemu secara langsung


5 Kiat Mencegah Membandingkan Diri Sendiri dengan Orang Lain agar tak Berisiko Buruk

3 hari lalu

5 Kiat Mencegah Membandingkan Diri Sendiri dengan Orang Lain agar tak Berisiko Buruk

Keadaan membandingkan diri sendiri dengan orang lain atau social comparison


Viral Pekerja PT SAI Apparel Industries Kerja Lembur Tak Dibayar, Kemnaker: Ada Pelanggaran

3 hari lalu

Viral Pekerja PT SAI Apparel Industries Kerja Lembur Tak Dibayar, Kemnaker: Ada Pelanggaran

Usai video viral, Kemnaker memeriksa dan menemukan PT SAI Apparel Industries melakukan pelanggaran karena tak membayar lembur pegawainya.


Siaran Langsung Belanja di Toko Online

3 hari lalu

Siaran Langsung Belanja di Toko Online

Berjualan lewat siaran langsung kini menjadi tren toko online. Para pemandunya menjadi profesi baru yang menjanjikan.


Innisfree Tuntut Twitter Sebesar 1,9 Juta Dolar AS

4 hari lalu

Innisfree Tuntut Twitter Sebesar 1,9 Juta Dolar AS

Twitter diduga tidak membayar tagihan atas jasa yang telah mereka gunakan.


Mengunggah Video Kunjungan ke Penjara, Lima Pembuat Konten Mesir Ditahan

6 hari lalu

Mengunggah Video Kunjungan ke Penjara, Lima Pembuat Konten Mesir Ditahan

Pembuat konten Mesir menghadapi dakwaan seperti menerbitkan berita palsu dan menggunakan akun media sosial untuk tindakan terorisme.