Leo Batubara : Pers Jangan Menghindari Konflik

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Ketua Komisi Pengaduan Masyarakat dan Penegakan Etika Pers, Dewan Pers, Leo Batubara mengajak pers berani membongkar kasus-kasus korupsi dan kasus-kasus yang merugikan kepentingan publik. "Saya lihat sekarang pers berusaha menghindari konflik. Jangan lakukan itu, tetaplah kritis agar masyarakat mendapat informasi yang jelas,"katanya pada acara Focus Group Discussion Guna Pembuatan Buku Panduan Hukum Bagi Jurnalis yang diadakan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta di Jakarta.Kalau pers menghindari konflik, menurut Leo, beritanya jadi melempen. Akibatnya, masyarakat-kah yang mendapat kerugian. "Karena berita yang dipublikasikan tidak sesuai dengan keadaan yang sebenarnya, itu bahaya , bagi perkembangan masyarakat kita,"katanya.Namun, media massa juga harus kritis dalam mendapat berita. Leo, mengkritik kecenderungan media massa sekarang ; budaya kloning, malas dan take given atau percaya pada sumber formal. "Padahal sumber formal itu belum tentu benar,"katanya.Leo berharap para pihak yang bermasalah dengan pers juga menggunakan Dewan Pers sebagai saluran. "Kami sudah minta fatwa ke MA, agar Dewan Pers dijadikan rujukan untuk menyelesaikan persoalan dengan pers,"katanya. Hingga saat ini Dewan Pers sudah menerima 650 kasus. "Semua kami proses, dan urai kasus perkasus, ada yang bisa diselesaikan, sama-sama puas, ada juga yang tidak. Bahkan ada juga pers yang melawan rekomendasi kami,"katanya.Ahmad Taufik

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.