Terdakwa Penghina Yogyakarta Minta Dibebaskan

Reporter

Editor

Raihul Fadjri

Florence Sihombing saat menerobos antrean SPBU Lempuyangan, Jogja. (youtube)

TEMPO.COYogyakarta - Terdakwa kasus penghinaan terhadap masyarakat Yogyakarta, Florence Saulina Sihombing, minta dibebaskan dari semua dakwaan dan tuntutan jaksa. Ia yakin tidak bersalah dan tidak melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik. 

Mahasiswa notariat Universitas Gadjah Mada itu menyatakan status dalam grup Path-nya tak ditujukan ke orang per orang. Apalagi ditujukan kepada suatu kelompok di Yogyakarta. "Secara spesifik tidak ada yang dihina," kata perempuan 26 tahun itu dalam sidang pleidoi di Pengadilan Negeri Yogyakarta, Senin, 23 Maret 2015.

Kepada majelis hakim yang dipimpin Bambang Sunanto, Florence ngotot tidak mau disalahkan. Menurut dia, Jati Sura, lembaga yang melaporkannya, tidak tahu secara langsung status yang dia tulis pada akun Path-nya. “Hanya melihat melalui foto capture-an orang lain,” ujarnya.

Bahkan, menurut Florence, jaksa telah keliru menuntut orang. Seharusnya orang yang disidang adalah empat orang yang menyebarkan statusnya yang dinilai menghina tersebut. Empat teman Florence di Path itulah yang menyebarkan dengan meng-capture statusnya ke media sosial lain.

Sebab, grup Path adalah grup yang tertutup dan tidak ter-link ke media sosial lain, seperti Facebook atau Twitter. Terdakwa Florence tidak didampingi penasihat hukum saat membaca pleidoinya.

Dalam akunnya, Florence menuliskan kejengkelannya saat mengantre bahan bakar minyak di SPBU di Yogyakarta saat terjadi kelangkaan BBM tahun lalu. "Jogja Miskin, Tolol, dan Tak Berbudaya. Teman-teman Jakarta dan Bandung jangan mau tinggal di Yogya. Orang Jogja Bangsat, diskriminasi, emangnya aku gak bisa bayar apa, aku kesel," tulis Florence dalam akun Path-nya.

Jaksa penuntut umum R.R. Rahayu menuntut Florence hukuman penjara 6 bulan dengan masa percobaan 12 bulan. Juga, denda sebesar Rp 10 juta subsider 3 bulan kurangan. Jaksa mengenakan Pasal 27 ayat 3 juncto Pasal 45 ayat 1 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik 2008.

"Terdakwa dengan sengaja menyebarluaskan kalimat bernada menghina dan mencemarkan nama baik warga dan Kota Yogya melalui Path pada Agustus 2014," kata jaksa. Sidang akan dilanjutkan Selasa, 24 Maret 2015.

MUH SYAIFULLAH






Mengenal 4 Lembaga Peradilan di Indonesia

13 hari lalu

Mengenal 4 Lembaga Peradilan di Indonesia

Peradilan merupakan proses hukum yang dijalankan di pengadilan untuk memeriksa, memutus, dan mengadili perkara.


Sidang Konsumen Meikarta Ditunda 2 Pekan Lagi karena Alamat Tergugat Tak Jelas

15 hari lalu

Sidang Konsumen Meikarta Ditunda 2 Pekan Lagi karena Alamat Tergugat Tak Jelas

Sidang PT Mahkota Sentosa Utama (MSU) melawan 18 konsumen Meikarta dimulai perdana hari ini. Namun, sidang ditunda dua Minggu lagi karena ada alamat tergugat yang tidak jelas.


PN Bogor Kabulkan Kasus Pemerkosaan Pegawai Kemenkop UKM Dihentikan

22 hari lalu

PN Bogor Kabulkan Kasus Pemerkosaan Pegawai Kemenkop UKM Dihentikan

PN Bogor mengabulkan permohonan praperadilan tiga pegawai Kemenkop UKM yang ditetapkan sebagai tersangka kasus pemerkosaan


Ini Alasan Nikita Mirzani Bebas, Begini Bunyi Pasal yang Dituduhkan Kepadanya

36 hari lalu

Ini Alasan Nikita Mirzani Bebas, Begini Bunyi Pasal yang Dituduhkan Kepadanya

Nikita Mirzani dinyatakan bebas oleh PN Serang. Berikut bunyi pasal yang JPU dakwakan kepadanya dalam UU ITE dan KUHP.


Gaduh Nikita Mirzani vs Dito Mahendra Belum Usai, Pengacara Sebut Ada Pemalsuan Pasal

37 hari lalu

Gaduh Nikita Mirzani vs Dito Mahendra Belum Usai, Pengacara Sebut Ada Pemalsuan Pasal

Artis Nikita Mirzani bereaksi atas pendaftaran memori banding Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Serang atas putusan Pengadilan Negeri Serang.


Nikita Mirzani Bebas, Jaksa: Sore ini Dikeluarkan dari Rutan Serang

41 hari lalu

Nikita Mirzani Bebas, Jaksa: Sore ini Dikeluarkan dari Rutan Serang

Kejaksaan Negeri Serang melaksanakan putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Serang yang membebaskan terdakwa Nikita Mirzani.


Nikita Mirzani Bebas, Dito Mahendra Mangkir 4 Kali, Pengacara: Jaksa Tak Serius

41 hari lalu

Nikita Mirzani Bebas, Dito Mahendra Mangkir 4 Kali, Pengacara: Jaksa Tak Serius

Majelis hakim Pengadilan Negeri Serang membebaskan Nikita Mirzani dari dakwaan Jaksa Penuntut Umum pada Kamis, 29 Desember, 2022.


Tangkap Haters Dewi Perssik, Polres Depok: Kami Fasilitasi Pertemuan

50 hari lalu

Tangkap Haters Dewi Perssik, Polres Depok: Kami Fasilitasi Pertemuan

Polres Metro Depok akan fasilitasi pertemuan pendangdut Dewi Perssik dengan haters berinisial MZ. Pertemuan ini adalah tindak lanjut laporan Dewi.


Dito Mahendra 3 Kali Mangkir di Sidang Nikita Mirzani, Hakim Perintah Jaksa Hadirkan Paksa

51 hari lalu

Dito Mahendra 3 Kali Mangkir di Sidang Nikita Mirzani, Hakim Perintah Jaksa Hadirkan Paksa

Kuasa hukum Nikita Mirzani mengapresiasi perintah hakim agar Dito Mahendra dihadirkan paksa karena kliennya dirugikan dengan ketidakhadiran saksi.


Doni Salmanan Divonis 4 Tahun Bui: Terdapat 99 Aset yang Sempat Disita Bakal Dikembalikan

54 hari lalu

Doni Salmanan Divonis 4 Tahun Bui: Terdapat 99 Aset yang Sempat Disita Bakal Dikembalikan

Total 99 aset yang sebelumnya disita sebagai barang bukti akan dikembalikan ke Doni Salmanan, sementara 5 barang bukti lainnya dirampas untuk negara.