Minggu, 18 November 2018

Nyanyian Nazaruddin Kini Menyasar Menteri Marwan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • M. Nazaruddin. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    M. Nazaruddin. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Bekas Bendahara Umum Partai Demokrat M. Nazaruddin mengatakan Marwan Ja'far saat menjadi Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa di DPR menerima duit dari Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas. Duit itu, menurut Nazar, milik Grup Permai, perusahaannya.

    "Yang ngasih duitnya Ibas, ke ketua-ketua fraksi, salah satunya Ketua Fraksi PKB waktu itu, yang sekarang menjadi menteri," kata Nazar di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Selasa, 17 Maret 2015.

    Menurut Nazar, uang perusahaannya disawer kepada fraksi yang mendukung hak angket pajak. Uang tersebut didapat Grup Permai dari fee beberapa proyek yang didapat sebelumnya.

    Marwan sekarang menjabat Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi. Sedangkan Ibas saat ini menjabat Ketua Fraksi Demokrat di parlemen.

    Tudingan Nazar muncul setelah ia selesai menjalani pemeriksaan oleh penyidik KPK atas kasus dugaan korupsi proyek pengadaan alat kesehatan Rumah Sakit Khusus Pendidikan Penyakit Infeksi dan Pariwisata Universitas Udayana.

    Nazar diperiksa dengan status sebagai saksi untuk Made Maregawa, Kepala Biro Administrasi Umum dan Keuangan Universitas Udayana, yang menjadi pejabat pembuat komitmen proyek tersebut.

    Selain memeriksa Nazar, KPK menanyai bekas anak buah Nazar yang bernama Clara Maureen. Dia pernah bekerja di Grup Permai.

    MUHAMAD RIZKI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Agar Merpati Kembali Mengangkasa

    Sebelum PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) berpotensi kembali beroperasi, berikut sejumlah syarat agar Merpati Airlines dapat kembali ke angkasa.