Florence Penghina Yogyakarta Dituntut 6 Bulan Penjara  

Reporter

Editor

Mustafa moses

Florence Saulina Sihombing pembuat status penghinaan di Path dituntut jaksa dengan 6 bulan penjara dalam masa percobaan 12 bulan saat ikuti persidangan di Pengadilan Negeri Kota Yogyakarta, 16 Maret 2015. TEMPO/Muh Syaifullah

TEMPO.COYogyakarta - Florence Saulina Sihombing, pembuat status yang menghina Yogyakarta di Path, dituntut 6 bulan penjara dengan masa percobaan 12 bulan. Jaksa menilai ia melanggar Pasal 27 ayat 3 juncto Pasal 45 ayat 1 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik.

"Secara sah dan meyakinkan terdakwa telah melanggar Pasal 27 ayat 3 juncto Pasal 45 ayat 1 UU ITE," kata jaksa penuntut umum R.R. Rahayu dalam sidang di Pengadilan Negeri Kota Yogyakarta, Senin, 16 Maret 2015.

Jaksa juga menjatuhkan denda sebesar Rp 10 juta subsider 3 bulan kurungan. Artinya, jika uang denda itu tidak dibayar, ia harus menjalani hukuman selama 3 bulan penjara.

Menurut jaksa, berdasarkan fakta persidangan dan keterangan saksi serta bukti, kata-kata "tolol, bangsat dan tidak berbudaya" yang ditulis di akun Path milik Florence merupakan bentuk penghinaan. Jadi unsur penghinaan atau pencemaran nama baik terbukti secara sah dan meyakinkan.

Ketua majelis hakim Bambang Sunanto memberikan waktu satu pekan kepada Florence untuk menyusun nota pembelaan. Namun terdakwa meminta waktu dua pekan. Karena masa persidangan hanya dibatasi lima bulan, hakim tetap menjadwalkan sidang pleidoi pada pekan depan.

Florence sempat ngotot meminta waktu dua minggu karena akan membuat pleidoi sendiri. Apalagi dalam beberapa kali sidang dia tidak didampingi pengacara. "Waktu sidang habis 5 bulan pada 12 April. Kalau belum selesai, kami bisa ditegur Mahkamah Agung," kata Bambang. "Kalau penyusunan pleidoi saya belum selesai bagaimana?" tanya Florence.

Bambang menjawab, jika ia tidak bisa memberikan pleidoi dalam sidang berikutnya, 23 Maret 2015, majelis hakim menganggap tak ada pembelaan. Dengan wajah tanpa senyum, Florence akhirnya menerima ketentuan itu.

Seusai sidang, Florence, yang mengenakan rok setinggi lutut, langsung meninggalkan ruang sidang ditemani bapaknya. Saat didekati untuk diwawancarai, mereka menolak menjawab.

MUH. SYAIFULLAH  







Nikita Mirzani Dilaporkan oleh Tengku Zanzabella Atas Dugaan Pencemaran Nama Baik, Ini Reaksi Pengacaranya

3 hari lalu

Nikita Mirzani Dilaporkan oleh Tengku Zanzabella Atas Dugaan Pencemaran Nama Baik, Ini Reaksi Pengacaranya

Tengku Zanzabella merasa dirugikan karena nomor teleponnya disebarkan Nikita Mirzani sehingga banyak pesan yang masuk.


Lagi, Nikita Mirzani Dilaporkan Dugaan Pencemaran Nama, Sebar Nomor HP & Sebut Wanita Bertato

4 hari lalu

Lagi, Nikita Mirzani Dilaporkan Dugaan Pencemaran Nama, Sebar Nomor HP & Sebut Wanita Bertato

Nikita Mirzani dilaporkan soal menyebut ciri-ciri perempuan bertato yang identik dengan korban.


Aksi Penipuan Atas Nama AMSI Terjadi, Publik Diminta Waspada

7 hari lalu

Aksi Penipuan Atas Nama AMSI Terjadi, Publik Diminta Waspada

Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) menyebut ada aksi penipuan mengatasnamakan organisasi mereka


Tak Terima Betrand Peto Difitnah, Ruben Onsu Ancam Lapor Polisi

8 hari lalu

Tak Terima Betrand Peto Difitnah, Ruben Onsu Ancam Lapor Polisi

Ruben Onsu diwakili pengacaranya meminta pelaku menghapus konten-konten hoaks yang menyudutkan Betrand Peto secepatnya.


Mengingat Kembali Janji Manis Hunian yang Ditawarkan Meikarta, Apa Saja?

13 hari lalu

Mengingat Kembali Janji Manis Hunian yang Ditawarkan Meikarta, Apa Saja?

Sebanyak 18 konsumen Meikarta digugat perdata oleh Meikarta usai menuntut haknya. Apa saja janji manis yang sempat ditawarkan Meikarta sebelumnya?


Rekam Jejak Mochtar Riady, Pemilik Meikarta yang Gugat Konsumen Rp 56 Miliar

13 hari lalu

Rekam Jejak Mochtar Riady, Pemilik Meikarta yang Gugat Konsumen Rp 56 Miliar

Kasus Meikarta ramai diperbincangkan publik usai pengembang apartemen itu, PT MSU, menggugat 18 konsumennya. Siapa konglomerat di belakang MSU?


Tak Hanya Digugat Rp 56,1 Miliar, Ternyata Ada Deretan Gugatan Lain dari PT MSU ke Konsumen Meikarta

13 hari lalu

Tak Hanya Digugat Rp 56,1 Miliar, Ternyata Ada Deretan Gugatan Lain dari PT MSU ke Konsumen Meikarta

Tidak hanya menggugat konsumennya Rp 56,1 miliar, pengembang apartemen Meikarta PT MSU ternyata mengajukan sederet gugatan lainnya. Apa itu?


Digugat Rp 56 Miliar, 18 Konsumen Meikarta Jalani Sidang Pencemaran Nama Baik Hari Ini

15 hari lalu

Digugat Rp 56 Miliar, 18 Konsumen Meikarta Jalani Sidang Pencemaran Nama Baik Hari Ini

Sejumlah 18 orang konsumen Meikarta menghadapi sidang perdana kasus pencemaran nama baik di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat hari ini.


Deretan Kasus Hukum Nikita Mirzani, Sepekan Bebas Sudah Datangi Polres Metro Jakarta Selatan

30 hari lalu

Deretan Kasus Hukum Nikita Mirzani, Sepekan Bebas Sudah Datangi Polres Metro Jakarta Selatan

Nikita Mirzani yang baru saja dinyatakan bebas kasus pencemaran nama baik terhadap Dito Mahendra, sudah mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan.


Polda Banten Proses Laporan Kejaksaan Soal Dito Mahendra yang Mangkir di Sidang Nikita Mirzani

36 hari lalu

Polda Banten Proses Laporan Kejaksaan Soal Dito Mahendra yang Mangkir di Sidang Nikita Mirzani

Polda Banten menindaklanjuti laporan Kejaksaan Negeri Serang soal Dito Mahendra yang mangkir di persidangan Nikita Mirzani. Bantah ada aliran uang.